Jokowi: Pemerintah Sudah Suntik Dana untuk BPJS Rp 4,9 Triliun, Tapi Masih Belum Cukup

pemerintah sudah menyuntik dana talangan Rp 4,9 Triliun untuk menutup defisit Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Jokowi: Pemerintah Sudah Suntik Dana untuk BPJS Rp 4,9 Triliun, Tapi Masih Belum Cukup
KOMPAS.com/IHSANUDDIN
Presiden Joko Widodo dan Ketua DPD Oesman Sapta Odang usai menghadiri sarasehan DPD di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (17/11/2017). 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengungkapkan, pemerintah sudah menyuntik dana talangan Rp 4,9 Triliun untuk menutup defisit Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Namun menurut Jokowi, suntikan dana sebesar itu masih belum cukup.

"Ini pun masih kurang lagi. 'Pak masih kurang. Kebutuhan bukan Rp 4,9 Triliun'," kata Jokowi saat menghadiri Pembukaan Kongres Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (17/10/2018).

"Lah kok enak banget ini, kalau kurang minta, kalau kurang minta," tambah dia.

Jokowi meminta Dirut BPJS Kesehatan Fahmi Idris untuk segera memperbaiki sistem manajemen yang ada. Jokowi mengakui, menyelenggarakan jaminan kesehatan di negara yang besar seperti Indonesia tidak lah mudah.

Namun, jika sistem dibangun secara benar, Jokowi meyakini BPJS bisa terhindar dari defisit keuangan. 

"Saya sering marahi Pak Dirut BPJS, tapi dalam hati, saya enggak bisa keluarkan, ini manajemen negara sebesar kita enggak mudah. Artinya Dirut BPJS ngurus berapa ribu rumah sakit. Tapi sekali lagi, kalau membangun sistemnya benar, ini gampang," kata Jokowi.

Di sisi lain, Jokowi juga meminta masyarakat untuk menjaga kesehatannya.

Menurut dia, biaya perawatan berbagai penyakit memang tidak murah.

Misalnya, untuk menanggung masyarakat yang terkena penyakit jantung, pada 2017 lalu BPJS harus menggelontorkan dana Rp 9,25 triliun.

Sementara untuk klaim pengobatan kanker mencapai Rp 3 triliun dan gagal ginjal Rp 2,25 triliun.

"Yang ingin saya katakan bahwa, mencegah penyakit juga utama sangat utama, sebagaimana kita mengobati. Mempromosikan gaya hudup sehat juga sangat utama," kata mantan Gubernur DKI ini.(*)

Baca: Kemarahan Pangeran Philip: Jika Pangeran Charles Jadi Raja, Dia Akan Merusak Kerajaan

Baca: Kemarahan Pangeran Philip: Jika Pangeran Charles Jadi Raja, Dia Akan Merusak Kerajaan

Baca: Analisa Suryo Prabowo Soal Insiden Penembakan di DPR RI, Benarkah Ada Unsur Kesengajaan?

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi: Pemerintah Suntik BPJS Rp 4,9 Triliun, tapi Masih Kurang...",

Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved