Breaking News:

Mengungsi ke Makassar, Bocah Korban Gempa dan Tsunami Palu Diperkosa Tiga Pemuda

Warga sempat melakukan pengejaran terhadap ketiga pelaku dan seorang di antaranya berhasil diamankan

Editor: Muhammad Hadi
KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHO
Ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM - Sudah jatuh tertimpa tangga. Peribahasa ini untuk menggambarkan musibah yang bertubi-tubi atau beruntun.

Tapi bila dibanding dengan menimpa seorang anak berusia 7 tahun ini, lebih parah lagi musibah yang bakal dialaminya seumur hidup. 

Seorang anak korban bencana gempa dan tsunami Sulawesi Tengah (Sulteng) yang mengungsi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, menjadi korban pemerkosaan.

Korban SH (7), murid kelas 1 SD ini di perkosa tiga pemuda di tempat pengungsiannya di Makassar, Selasa (16/10/2018) sore.

Baca: Video Detik-detik Anthony Ginting Tumbangkan Tiga Unggulan hingga Melaju ke Final China Open 2018

Kasus pemerkosaan ini telah ditangani aparat kepolisian. Korban pun telah menjalani visum di RS Malebu, Sudiang.

Kepala Polsekta Biringkanaya, Kompol Anugraha mengungkapkan, seorang dari tiga pelaku bernama I (14) warga Makassar.

Sedangkan dua pelaku lainnya masih dalam proses pencarian.

“Kasus ini sudah dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polrestabes Makassar. Seorang pelaku sudah kita serahkan di Polrestabes dan dua orang lainnya masih dalam proses pencarian,” katanya.

Nugraha menjelaskan, pemerkosaan terjadi ketika SH yang merupakan warga Palu sedang bermain sendirian.

Kemudian ketiga pelaku menarik paksa korban ke sebuah lahan kosong lalu mem perkosanya secara bergiliran dan berulang kali.

"Setelah melancarkan aksinya, pelaku membawa korban ke depan rumahnya. Saat masuk ke dalam rumah, korban merintih kesakitan dan menceritakan secara singkat kepada keluarganya," ungkapnya.

Baca: Kisah Warga Aceh Saat Gempa dan Tsunami Palu, Naik ke Lantai 3 Hotel hingga Lari ke Bukit Silae

Warga sempat melakukan pengejaran terhadap ketiga pelaku dan seorang di antaranya berhasil diamankan.

"Dua pelaku lainnya yang diketahui berdomisili di Kabupaten Maros berhasil kabur dan kini masih dalam pencarian polisi,” pungkasnya.

Lari Saat Melihat Tsunami

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved