SMTI Banda Aceh Wisuda 153 Lulusan Tahun 2018

Sebagai sekolah khusus, SMK SMTI ini telah memberikan berbagai kemudahan kepada siswa dan alumninya.

SMTI Banda Aceh Wisuda 153 Lulusan Tahun 2018
SERAMBINEWS.COM/NASIR YUSUF
Muhammad Rizki didampingi ibunya, wisudawan ini terpilih sebagai Siswa Teladan SMK SMTI tahun 2017/2018. Kepala Pusdiklat Industri Kementerian Perindustrian, Mujiono, MM didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banda Aceh, Dr Sahminan M.Pd, dan kepala sekolah Ir Hariyanto MPd, menyerahkan hadiah untuk siswa teladan tersebut. 

Laporan M Nasir Yusuf | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sebanyak 153 siswa Sekolah MenengahTeknologi Industri (SMK SMTI) Kota Banda Aceh, Kamis (18/10/2018) diwisuda dan sekaligus dilepas untuk memasuki dunia kerja di berbagai perusahaan industri dan sebagian melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.  

Kepala Pusdiklat Kementerian Perindustrian, Drs Mujiono MM pada acara wisuda tahun pelajaran2017/2018 meminta pihak sekolah untuk segera melaksanakan pendidikan dual system, yaitu 50 persen tiori di ruang kelas, dan selebihnya siswa melaksanakan program magang di berbagai perusahaan industri yang ada di Aceh dan di luar negeri.

Pada kesempatan itu, Mujiono juga mengucapkan terimakasih kepada siswa yang mempercayai pendidikannya pada SMK SMTI Banda Aceh.

Baca: 207 Siswa SMK se-Aceh Ikut Perkemahan Saka Widya Bakti di Banda Aceh

Baca: SMTI Banda Aceh Bangun Lab Terpadu

Baca: SMTI Aceh Siapkan Tenaga Skill ke LN

Sebagai sekolah khusus yang berada di bawah Kementerian Perindustrian, SMK SMTI ini telah memberikan berbagai kemudahan kepada siswa dan alumninya.

Dari beberapa hal yang penting, di antaranya, ijazah, sertifikat profesi, sertifikat internasional, sertifikat bahasa asing, dan terakhir dapat pekerjaan.

Kepala SMK SMTI Banda Aceh, Drs Hariyanto M.Pd didampingi Ketua Panitia, M Kasir, mengatakan ada 13 alumni yang tidak hadir pada hari ini.

“Mereka yang absen tercatat ada sudah ada yang bekerja dan sebagian di antaranya melanjut ke perguruan tinggi,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Dr Sahminan M.Pd menyebutkan bahwa lulusan SMK selama belum seluruhnya yang masuk ke dunia kerja.

Menurut BPS yang dikutip Kompas, kata Sahminan, belum semua lulusan SMK terserap di dunia usaha dan dunia industry (Dudi).

Bahkan, lulusan SMK masih menjadi penyebab tingginya angka penganggurannya di Indonesia. (*)

Penulis: Nasir Yusuf
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved