Hakim PN Sinabang Tolak Gugatan Praperadilan YARA

Pengadilan Negeri (PN) Sinabang menolak gugatan praperadilan yang dilayangkan Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA)

Hakim PN Sinabang Tolak Gugatan Praperadilan YARA
kompas.com
Ilustrasi 

SINABANG - Pengadilan Negeri (PN) Sinabang menolak gugatan praperadilan yang dilayangkan Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) selaku kuasa dari pemohon, Rahmad, yang kini ditahan di Mapolres Simeulue. Sidang yang dipimpin hakim tunggal PN Sinabang, Romi Sinarta SH MH, berlangsung Jumat (19/10).

Dalam sidang putusan tersebut turut dihadiri kuasa hukum pemohon, Fakrurrazi dari YARA maupun dari pihak termohon, Bripka Noval Yolanda, selaku Kasubbag Hukum Polres Simeulue. Kapolres Simeulue AKBP Ayi Satria Yuddha, melalui Kasatreskrim Polres Simeulue Iptu Muhammad Khalil, kepada Serambi mengatakan bahwa gugatan praperadilan yang dilayangkan oleh pemohon, Rahmad, ditolak semua oleh hakim.

“Sudah selesai sidang. Semua gugatan pemohon ditolak di pengadilan,” katanya. Dengan ditolaknya gugatan praperadilan yang dilayangkan oleh pemohon, maka petugas Polres Simeulue yang mempersangkakan terhadap pemohon tidak menyalahi aturan hukum. Adapun objek pemohon yang melakukan praperadilan ke PN Sinabang, yakni soal penetapan status tersangka terhadap pemohon, kemudian surat perintah penangkapan dan surat perintah penahanan terhadap pemohon, Rahmad.

Sebagai pemohon, yang sudah ditetapkan menjadi tersangka oleh kepolisian Simeulue, sehubungan dengan dugaan tidak pidana penipuan, penggelapan dan pencucian uang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 Jo Pasal 372 Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP pidana Jo Pasal 3 Jo Pasal 4 Jo Pasal 5 ayat 1 dan 2 Jo Pasal 10 Undang-undang nomor 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.(sm)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved