Breaking News:

Pelaku Wisata Diminta tak Naikkan Harga

Wali Kota Sabang, Nazaruddin meminta para pelaku wisata di daerahnya tidak menaikkan harga jasa dan makanan karena alasan liburan

Editor: hasyim
DOK HUMAS ACEH BESAR
Aktivis dan pekerja pers Aceh Besar dikoordinir oleh H Marwan Muhammad memberikan keterangan pers terkait penguatan Forum Wartawan Aceh Besar sekaligus wacana pembentukan PWI di kabupaten tersebut seusai buka puasa bersama di Restoran Banda Seafood Banda Aceh, Rabu (7/6/2017). 

SABANG - Wali Kota Sabang, Nazaruddin meminta para pelaku wisata di daerahnya tidak menaikkan harga jasa dan makanan karena alasan liburan. Fenomena musim liburan di Pulau Weh selama ini sering dimanfaatkan para pelaku wisata untuk meraup keuntungan.

Hal tersebut diungkapkan Tgk Agam--sapaan akrab Nazaruddin--saat membuka seminar nasional dan workshop pelaku usaha Sabang, Kamis (18/10), mengharapkan pengertian para pelaku usaha wisata jujur dalam menjual produknya. “Saya rasa ini penting karena soal harga menjadi masalah dalam image Sabang sebagai destinasi wisata halal,” kata Wali Kota mencontohkan soal harga saat situasi normal dengan liburan.

Sebagai destinasi halan Indonesia, Sabang harus dibangum atas image positif. Jika tidak akan sulit kota pulau ini berkembang. “Sabang merupakan wisata yang halal dan salah satu yang terbaik Indonesia bahkan di dunia. Bukan hanya makanan dan minuman, tetapi juga kebutuhan lainnya seperti rental mobil dan sepeda motor yang kerap dinaikan tarif jauh dari tarif standar,” jelasnya.

Wali Kota juga mengajak semua pelaku usaha wisata di Kota Sabang untuk tidak khawatir terhadap isu-isu negatif yang mungkin akan dihadapi. Karena, kata Tgk Agam, potensi wisata di Kota Sabang merupakan lahan industri yang luar biasa apabila kita bungkus dengan baik, dan tentunya akan menjadi industri wisata yang dapat menjadi sumber tambahan bagi perekonomian masyarakat dan juga pemasukan bagi daerah.

Seminar dan workshop yang berlangsung hingga Sabtu ini menghadirkan pemateri nasional dan Aceh. Di antaranya Senior Konsultan Wisata Indonesia, Tazbir SH MHum, Rektor Universitas Iskandarmuda, Prof Dr Syafei Ibrahim, Dai Aceh Ustaz Masrul Aidi Lc dan pelaku usaha kreatif limbah sampah dari UII Jogyakarta, Hijrah Purnama Putra ST MEng.

Seminar yang dipandu Wakil Rektor III Unida, Drs Bustamam Ali MPd dan Muchtaruddin Yacob SIkom. Seminar diikuti 80 peserta, baik dari pemko Sabang, pelaku usaha wisata, kalangan rumah makan/restoran, pramuwisata serta kelompok sadar wisata. Kegiatan itu dirangkaikan dengan penandatanganan MoU dengan Universitas Iskandarmuda,” Kata Bustamam Ali dalam rilisnya yang diterima Serambi, kemarin.(aji)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved