Warga Subulussalam Diimbau Segera Urus KTP, Disdukpencapil: Batas Perekaman Desember 2018

Sanksi bagi warga yang tidak melakukan perekaman KTP elektronik hingga akhir tahun adalah pemblokiran alias dinonaktifkannya data terkait.

Warga Subulussalam Diimbau Segera Urus KTP, Disdukpencapil: Batas Perekaman Desember 2018
SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN
Sekretaris Disdukpencapil Subulussalam, Bronson Boangmanalu. 

Laporan Khalidin I Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukpencapil) Kota Subulussalam mengimbau warga yang belum merekam data untuk KTP elektronik untuk segera melakukannya.

”Karena ada aturan sekarang, jika sampai akhir tahun tidak terekam datanya terancam dinonaktifkan alias diblokir,” kata Sekretaris Disdukpencapil Subulussalam, Bronson Boangmanalu kepada Serambinews.com, Senin (22/10/2018).

Bronson didampingi Kabid Kependudukan dan Pencapil, Budisari Warjo Cibro mengatakan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan mengambil tindakan tegas kepada penduduk dewasa dengan usia di atas 23 tahun yang belum juga melakukan perekaman data KTP elektronik atau e-KTP.

Kemendagri memberikan waktu perekaman kepada penduduk dewasa hingga 31 Desember tahun ini.

Pernyataan itu, kata Bronson, disampaikan oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Prof Zudan Arif Fakhrullah.

Budi menambahkan, sanksi bagi warga yang tidak melakukan perekaman KTP elektronik hingga batas akhir tahun, adalah pemblokiran alias dinonaktifkannya data terkait.

“Apabila sampai 31 Desember 2018 belum merekam, maka nanti datanya akan disisihkan  untuk diblokir. Makanya selaku dinas terkait kami mengimbau bagi masyarakat yang belum merekam KTP elektronik untuk segera merekam, supaya nanti pada waktunya datanya tidak diblokir,” kata Budi.

Seharian Terkunci Dalam Mobil, Seorang Bocah Ditemukan Tewas, Begini Kronologinya

Kenapa Prabowo Subianto Sering Pakai Baju Safari Berwarna Cokelat atau Putih? Ini Alasannya

Jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi Hilang, Tunangannya Diberi Perlindungan 24 Jam oleh Polisi Turki

Data yang bersangkutan baru akan diaktifkan kembali, apabila sudah melakukan perekaman KTP-elektronik.

”Jadi intinya, kita minta warga agar segera datang ke Kantor Disdukcapil Kab/Kota untuk melakukan Perekaman KTP-elektronik agar data bapak/ibu/saudara/saudari terhindar dari pemblokiran,” papar Budi diamini Sudirman bagian data dan informasi Disdukpencapil.

Halaman
12
Penulis: Khalidin
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved