Bupati Rekom Aceh Malaka

Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib, menandatangani rekomendasi usulan pembentukan Calon

Bupati Rekom Aceh Malaka
BUPATI dan Wakil Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib, dan Fauzi Yusuf, saat menerima panitia CDOB Aceh Malaka di Pendopo Bupati setempat, Rabu (24/10). 

BANDA ACEH - Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib, menandatangani rekomendasi usulan pembentukan Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Aceh Malaka. Penandatanganan itu dilakukan Cek Mad--sapaan akrab H Muhammad Thaib--di Pendopo Bupati Aceh Utara, Rabu (24/10).

Penandatanganan rekomendasi ini didasari pada surat dari DPRK Aceh Utara No 12.3/248 tanggal 22 Oktober 2018. Surat DPRK itu berisi dukungan perwakilan masyarakat dari enam kecamatan di wilayah Barat Aceh Utara terhadap pembentukan Kabupaten Aceh Malaka. Keenam kecamatan itu adalah Dewantara, Muara Batu, Sawang, Banda Baro, Nisam, dan Kecamatan Nisam Antara.

Ketua CDOB Aceh Malaka, Prof H A Hadi Arifin MSi, kemarin, mengatakan, apa yang dicapai dalam rangka pembentukan kabupaten baru itu adalah akumulasi dari doa, perjuangan, dan dukungan semua pihak. “Tapi, di depan masih banyak sekali pekerjaan rumah (PR) dan rintangan yang harus kita lewati dalam rangka mewujudkan Aceh Malaka,” ujarnya.

Karena itu, Prof Hadi meminta semua pihak untuk terus menerus dan bahu-membahu melanjutkan perjuangan guna dapat melahirkan Aceh Malaka. “Permintaan yang sama juga kami sampaikan kepada semua underbouw panitia pemekaran Aceh Malaka seperti GP-PAM, IMAM, FP-PAM, APAM, dan ISPAM yang selama ini sudah bersama-sama memperjuangkan berdirinya Aceh Malaka,” ungkap mantan Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh Utara ini.

Sementara Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib menyatakan keyakinannya bahwa Aceh Malaka akan cepat berkembang dan mudah melalui masa persiapan menuju kabupaten baru. Sebab, menurut Cek Mad, sumber daya dan prasarana yang dimiliki wilayah barat Aceh Utara saat ini sudah cukup memadai.

Bupati juga berharap agar panitia pembentukan Aceh Malaka dapat bekerja lebih efektif lagi demi cepat terlaksananya harapan masyarakat dari enam kecamatan di wilayah barat Aceh Utara ini. “Semoga Aceh Malaka segera terealisasi saat moratorium pemekaran dicabut oleh Pemerintah Pusat,” harap Cek Mad.

Secara terpisah, Bendahara Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Aceh Malaka, H Ade Zulfadhli, kepada Serambi, kemarin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kinerja dan komitmen dari Bupati serta Ketua dan anggota DPRK Aceh Utara terhadap rencana pembentukan Kabupaten Aceh Malaka.

“Kami berharap Pak Plt Gubernur Aceh serta Ketua dan anggota DPRA bisa mendukung pembentukan Aceh Malaka serta menindaklanjuti surat yang disampaikan oleh Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib,” ujar Ade Zulfadhli.

Ungkapan hampir sama juga disampaikan Juru Bicara (Jubir) Panitia Pemekaran Aceh Malaka, Tajuddin SSos, dan Ketua Gerakan Pemuda Pemekaran Aceh Malaka (GP-PAM), Muslim Syamsuddin ST MAP. “Terima kasih kepada Bupati Aceh Utara yang sudah menandatangani rekomendasi pemekaran Aceh Malaka,” ujar Tajuddin.

Sementara Muslim menyampaikan rasa syukur atas ditandatanganinya rekomendasi Aceh Malaka oleh Bupati Aceh Utara. “Kami juga menyampaikan terima kasih atas semua dukungan yang diberikan masyarakat dan seluruh stakeholder terkait lainnya,” pungkas Muslim.(rel/jal)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved