Aceh United Tertahan di Cot Gapu

Aceh United Football Club (AUFC) ditahan imbang 2-2 oleh Kalteng Putra pada pertandingan pertama babak delapan

Aceh United Tertahan di Cot Gapu
PEMAIN Aceh United meluapkan kegembiraan usai mencetak gol ke gawang Kalteng Putra, dalam laga pertama babak delapan besar Liga 2, di Stadion Cot Gapu, Bireuen, sore kemarin. 

BIREUEN - Aceh United Football Club (AUFC) ditahan imbang 2-2 oleh Kalteng Putra pada pertandingan pertama babak delapan besar Kompetisi Liga 2 Indonesia Musim 2018, di Stadion Cot Gapu, Bireuen, sore kemarin.

Hasil imbang dalam laga kemarin harus diterima Laskar Iskandar Muda--julukan Aceh United--akibat dua kali blunder yang dilakukan kiper Wahyudi dan kurang konsentrasinya pemain bawah Aceh United di awal babak kedua. Padahal, pada babak pertama skuad besutan trio pelatih Bonggo Pribadi, Effendi HT, dan Amiruddin, sudah unggul 2-0 melalui gol yang dicetak Gufron pada menit ke-30 dan Yoga Eka Fermamsyah Hera pada menit ke-36.

Sedangkan dua gol balasan tim tamu lahir dalam waktu yang sangat cepat di awal babak kedua yaitu pada menit 47 dan 49 yang dicetak Kushedya Hari Yudo. Dua gol Kalteng Putra tersebut membuat anak-anak Aceh United shock dan hilang konsentrasi.

Dalam duel yang dipimpin wasit Sunarto dari Jawa Tengah, tuan rumah sejak peluit kick-off langsung tampil menyerang. Sehingga merepotkan pertahanan Kalteng Putra yang diasuh Kashartadi. Aceh United mendapat gol pertama lewat kaki pemain degil asal Jawa Timur, Gufron, pada menit 30. Gol itu berawal dari tendangan bebas Ikhwani Hasanuddin dari sektor kanan gawang Kalteng Putra. Gufron yang berdiri bebas di kotak 12 pas lawan, berhasil memanfaatkan bola rebound dan langsung menendang ke gawang Kalteng Putra yang dikawal Riki Pambudi.

Unggul 1-0 memompa semangat juang Muhammad Fani Aulia, Arianto, M Fayrushi, dan Syahrizal Syahbuddin, untuk terus menggedor pertahanan tim tamu. Enam menit berselang giliran pemain asal Blitar United, Yoga Eka Fermamsyah Hera yang mennggetarkan gawang Kalteng Putra. Gol tersebut terjadi berawal dari assist Arianto ke Fani Aulia, lalu diteruskan ke Yoga dan pemain plontos itu dengan tenang menendang bola ke gawang Kalteng Putra. Skor 2-0 untuk Aceh United bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, tim tamu langsung bangkit. Saat laga paruh kedua baru berjalan empat menit, Firman Utina dkk sudah mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat gol yang diborong Kushedya Hari Yudo pada menit 47 dan 49. Kedua gol tersebut lahir akibat kurang konsentrasinya pemain bawah Aceh United. Sehingga kiper Wahyu dua kali melakukan blunder.

Skor imbang, permainan alot. Tuan rumah yang didukung ribuan pendukungnya berusaha bangkit untuk menambah gol. Begitu juga tim tamu, berusaha menekan tuan rumah. Meski memperoleh sejumlah peluang, namun pemain kedua kesebelasan tetap gagal menuntaskannya menjadi gol. Alhasil, skor 2-2 tidak berubah hingga pertandingan berakhir.

Pelatih Aceh United, Bonggo Pribadi mengatakan, skor imbang itu merupakan hasil maksimal yang bisa diberikan timnya pada laga perdana babak delapan besar di Cot Gapu. “Inilah hasil maksimal yang bisa kami berikan pada laga pertama. Dengan empat hari persiapan, saya mengapresiasi penampilan anak-anak. Mereka sudah bermain dengan baik,” katanya.

Dikatakan, dua gol balasan dari tim tamu karena pemainnya kurang konsentrasi pemain. Pada awal babak kedua, anak-anak belum siap, sehingga gol cepat terjadi. Itu perlu segera dievaluasi untuk menghadapi laga berikuntya,” tukas Bonggo.

Sementara Pelatih Kalteng Putra, Kashartadi menjelaskan, anak asuhnya sudah bekerja keras dan berhasil meraih satu angka di kandang lawan. “Hasil ini luar biasa, saya berterima kasih kepada semua pemain. Babak pertama agak kacau sehingga terjadi dua gol. Babak kedua saya mengubah taktik sehingga bisa membalas dua gol,” kata Kashartadi.(c38)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved