Jaksa Periksa Mantan Kadisparbudpora Pidie Sebagai Tersangka

"Penetapan harga tanah untuk kepentingan umum mengacu kepada hasil penilaian Kantor Jasa Penilaian Publik (KJPP),"

Jaksa Periksa Mantan Kadisparbudpora Pidie Sebagai Tersangka
SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NAZAR
Kuasa Hukum Drs Arifin, Muhammad Isa Yahya, Kamis (25/10/2018). 

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEW.COM, SIGLI - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie, Kamis (25/10/2018), memeriksa mantan Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Kadisparbudpora) Pidie, Drs Arifin, sebagai tersangka.

Mantan Kadisparporabud Pidie dipanggil, terkait dugaan kasus penyimpangan pengelolaan dana kegiatan pengadaan tanah untuk sarana olahraga 2017.

Surat panggilan tersangka tertuang Nomor : SP-/61/N.1.12/FD.1/10/2018, yang ditandatangani Kepala Kejaksaan Negeri Pidie, Efendi SH MH pada tanggal 22 Oktober 2018.

Baca: Para Ibu di Pidie Jaya Mengikuti Pelatihan Pengolahan Produk Perikanan

Kuasa Hukum Drs Arifin, Muhammad Isa Yahya SH, kepada Serambinews.com, Kamis (25/10/2018) mengatakan, tersangka (kliennya) sebagai pengguna anggaran telah melakukan proses pengadaan tanah sesuai dengan ketentuan atau aturan berlaku.

Untuk itu, penyidik harus membaca ketentuan pasal 53 ayat (3) dan pasal Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang pengadaan tanah untuk kepentingan umum.

"Penetapan harga tanah untuk kepentingan umum mengacu kepada hasil penilaian Kantor Jasa Penilaian Publik (KJPP)," ujarnya.

Baca: Begini Tanggapan Kadisparbudpora Pidie Terhadap Kasus Dugaan Markup Pengadaan Sarana Olahraga

Ia menambahkan, berdasarkan hasil rapat kesepakatan harga tanah untuk dilakukan pembebasan untuk proyek lapangan sepakbola dan atletik tahun 2017, dengan pemilik berdasarkan musyawarah dan hasil kesepakatan bersama.

Lanjutnya, menyangkut perjanjian dengan pihak kedua sebagai pemilik tanah dengan pihak ketiga (makelar) yang dipermasalahkan Jaksa, tidak adanya relevansi masalah itu dengan kliennya.

" Uang yang dikeluarkan pemilik rekening bukan urusan klien saya," ujarnya.

Baca: Kawanan Gajah Masih Ubrak-abrik Lahan Kebun Warga Bandar Baru Pidie Jaya

Kepala Kejaksaan (Kajari) Pidie, Efendi SH MH, yang dihubungi Serambinews.com, Kamis (25/10/2018) menyebutkan, mantan Kadisparporabud Pidie, Drs Arifin, yang dipanggil, Kamis (25/10/2018), masih diperiksa sebagai tersangka.

"Saya masih di Banda Aceh, Senin (29/10/2018), kita rilis kepada rekan wartawan," pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved