Azhari Koordinator Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI)

Mubes II ini diikuti oleh pengurus dan anggota KWPSI, wartawan maupun praktisi/akademisi, dan masyarakat peduli syariat Islam.

Azhari Koordinator Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI)
SERAMBINEWS.COM/BUDI FATRIA
Pengurus dan anggota KWPSI berfoto bersama pada acara Musyawarah Besar (Mubes) II Kaukus Wartawan Peduli Syariah Islam (KWPSI), di Banda Aceh, Sabtu (27/10/2018). 

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Provinsi Aceh, Usamah Elmadny dalam sambutannya menyampaikan apresias kepada pengurus dan anggota KWPSI yang telah ikut bersama-sama mengawal implementasi syariat Islam di Aceh.

Menurutnya, ada yang unik dari cara kerja KWPSI ini, yaitu tidak banyak bicara melainkan lebih banyak bekerja di belakang layar yang diistilahkannya dengan “kerja senyap”.

Pengurus dan para anggota KWPSI, kata Usamah, sangat jarang mengeluarkan pernyataan sikap, tapi memberikan panggung kepada banyak pihak untuk menyampaikan opini dan pendapat positif terhadap pelaksanaan Syariat Islam di Aceh.

“Semenjak KWPSI hadir, kalangan pimpinan dan santri dayah banyak yang mendapatkan kesempatan untuk mengutarakan aspirasi dan pendapatnya melalui media massa. Ini sesuatu yang sangat bagus dalam upaya memperkuat syariat di Aceh,” ujarnya.

(Syariat Islam Menyatu dalam Budaya Adat Aceh)

Usamah juga mereview beberapa kerja KWPSI dalam mempercepat proses implementasi pelaksanaan syariat Islam di Aceh, termasuk di bidang perekonomian.

“Salah satunya adalah bagaimana para pengurus KWPSI bekerja keras mendorong percepatan konersi Bank Aceh dari konvensional ke Syariah. Memang tidak banyak pihak yang tahu jika KWPSI ada di belakang kerja besar itu. Tapi saya tahu, karena saya ikuti dari awal,” kata mantan kepala Humas Pemerintah Aceh ini.

Kekuatan Meuripee

Sementara itu, Ketua Pantia Mubes II KWPSI, Ridha Yuadi kepada Serambinews.com mengatakan, biaya pelaksanaan Mubes II ini murni dari hasil urunan (meuripee) para pengurus dan anggotanya.

Penggalangan dana dilakukan melalui grup Whatsapp KWPSI.

“Tidak ada satu pun proposal yang disampaikan kepada pihak luar. Sistem meuripee ini memang sudah menjadi tradisi dalam setiap kegiatan internal maupun kegiatan sosial KWPSI, seperti meugang, maulid Nabi, maupun acara buka puasa bersama,” kata Ridha Yuadi.

Halaman
123
Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved