Adli Djalok Kembali Dilantik Jadi Anggota DPRA

Adli Tjalok bin Ibrahim kembali dilantik sebagai anggota DPRA pengganti antar waktu (PAW) menggantikan Adam Mukhlis SH

Adli Djalok Kembali Dilantik Jadi Anggota DPRA
Ketua DPRA, Tgk Muharuddin sedang melantik Adly Tjlok bin Ibrahim, sebagai anggota DPRA, pengganti antar waktu menggantikan Adam Mukhlis, kader separtainya, Partai Aceh, di gedung DPRA 

BANDA ACEH - Adli Tjalok bin Ibrahim kembali dilantik sebagai anggota DPRA pengganti antar waktu (PAW) menggantikan Adam Mukhlis SH dalam sidang paripurna di Gedung Utama DPRA, Senin (29/10). Kader Partai Aceh yang juga mantan anggota DPRA periode 2009 - 2014 itu merupakan anggota DPRA ke-14 yang dilantik sebagai pengganti antar waktu untuk sisa waktu periode 2014-2019.

Masa kerja anggota DPRA periode 2014 - 2019 masih sebelas bulan lagi, karena baru akan berakhir 30 September 2019 mendatang. Acara pengambilan sumpah dan pelantikan Adli Tjalok dihadiri tiga orang pimpinan dewan dan 34 anggota DPRA, dari 81 orang jumlah anggota DPRA. Selain itu juga dihadiri anggota Muspida, Kepala SKPA, instansi terkait, LSM, pers, dan undangan lainnya.

Setelah melantik Adli Tjalok sebagai anggota dewan pengganti antar waktu dalam sidang paripurna dewan, Ketua DPRA Tgk Muharuddin juga mengumumkan pergantian dan pergeseran nama-nama anggota DPRA pada alat kelengkapan dewan. Misalnya saja, Darmawan, Musannif, dan Irwansyah ditempatkan untuk Badan Legislasi. Sedangkan Fakhrurrazi H Cut, Dra Hj Nurbaiti A Gani, dan Dedi Safrizal, ditempatkan ke Badan Musyawarah. Untuk Badan Kehormatan Dewan ditempatkan Muhibusabri SAg. Untuk Badan Anggaran ditempatkan Darmawan, Musannif, Zaini Bakri, Fakhrurrazi H Cut, dan Samsul Bahri Ben Amiren.

Ketua DPRA Tgk Muharuddin dalam pidatonya mengatakan, atas nama pribadi dan lembaga dewan dirinya mengucapkan terima kasih kepada Adam Mukhlis SH, yang sudah mengabdikan dirinya selama 4 tahun dalam melaksanakan tiga tugas dan fungsi dewan yaitu legislasi, pembahasan anggaran, dan pengawasan pembangunan.

Kecuali itu, Ketua DPRA juga menyerukan kepada anggota DPRA dalam menghadapi sisa masa tugas yang tinggal 11 bulan lagi hendaknya bisa bekerja maksimal. “Karena kami melihat kehadiran anggota DPRA akhir-akhir ini cenderung berkurang. Buktinya, pada sidang paripurna pengambilan sumpah dan pelantikan anggota DPRA Adli Tjalok bin Ibrahim sebagai anggota Dewan pengganti antara waktu, jumlah yang hadir tidak sampai separuh dari jumlah anggota DPRA sebanyak 81 orang. Yang hadir bersama tiga pimpinan sekitar 38- 40 orang,” kata Muharuddin.

Kondisi itu, kata Muharuddin, bisa membuat kinerja lembaga dewan di akhir masa tugasnya menurun, sementara beban pekerjaan di depan sangat banyak. Di antaranya dari 17 raqan prioritas 2018 yang akan dituntaskan, baru tuntas sekitar 5-7 raqan, sedangkan lainnya belum.

Selain itu, pembahasan RAPBA 2019 sampai kini belum rampung, meskipun sudah dijadwalkan kembali pengesahan dokumen KUA PPAS 2019 dan pengesahan RAPBA 2019 pada akhir bulan depan.(her)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved