12 Pejabat Eselon II Abdya Dilantik

Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Akmal Ibrahim, melantik dan mengambil sumpah 12 pejabat eselon II

12 Pejabat Eselon II Abdya Dilantik
BUPATI Abdya, Akmal Ibrahim memberikan ucapan selamat kepada 12 pejabat eselon II atau pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik di Aula Masjid Kompleks Perkantoran Pemkab Abdya, Rabu (31/10). 

BLANGPIDIE - Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Akmal Ibrahim, melantik dan mengambil sumpah 12 pejabat eselon II atau jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab setempat di Aula Masjid Kompleks Perkantoran Pemkab Abdya, Blangpidie, Rabu (31/10).

Pelantikan itu sesuai Surat Keputusan Bupati Abdya Nomor 530/2018 tanggal 30 Oktober 2018 yang dibacakan Asisten Administrasi Umum, Drs Yafrizal. Pengukuh sumpah, Khairul Huda (KUA Susoh). Sebelum dilantik untuk jabatan definitif ini, para pejabat itu selama ini memang sudah dipercayakan menjabat Pelaksana Tugas (Plt) jabatan yang sama sejak beberapa bulan lalu, kecuali Arif Takdir SE MSi, yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan, dipromosi menjadi Pj Kepala Dinas Pertanahan. Sebelumnya, Asisten Administrasi Umum, Yafrizal, yang sekaligus menjabat Plt Kepala Dinas Pertanahan.

Turut hadir saat acara ini, Ketua DPRK setempat, Zaman Akli, Kasdim 0110 Mayor Sutaryo, pejabat mewakili Kajari, Sekda Drs Thamrin, Asisten Pemerintahan Amrizal SSos, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Abdya, drh Cut Hasnah Nur bersama sejumlah Pimpinan SKPK lainnya.

Bupati Abdya, Akmal Ibrahim, dalam sambutannya saat acara ini mengatakan kekuasaan pada hakikatnya datang dari Allah SWT dan diberikan kepada siapa yang disukai-Nya. Adapun Bupati, hanya perantara yang melakukan proses pengangkatan dalam jabatan tertentu. “Jangan mentang-mentang berkuasa lantas menjadi tinggi atau sewenang-wenang, lupa pada hakikat,” pesan Bupati.

Bupati juga meminta agar jabatan yang merupakan amanah itu dijaga dengan baik. “Saudara yang dilantik hari ini (kemarin-red) bukan yang terbaik, melainkan mendapat kepercayaan sebagai orang yang tepat,” ujar Bupati Akmal. Tugas yang dilaksanakan kepala dinas atau kepala badan dikatakan merupakan pendelegasian tugas dan kewenangan dari Bupati.

Oleh karena itu, Bupati Akmal menekankan dalam melaksanakan tugas dan kewenangan, kepala dinas dan kepala badan harus benar-benar mengandalkan kemampuan, bukan karena kedekatan dengan kekuasaan. “Soal kemampuan ini saya tekankan di sini karena saya sangat prihatin terhadap krisis SDM di Abdya,” katanya.

Malah, Bupati Akmal menyebut ada pejabat yang menempati jabatan sekretaris tetapi membuat konsep surat saja tidak bisa. “Kenapa bisa terjadi seperti ini karena semangat memperbaiki kemampuan diri sangat kurang. Saya minta para pejabat harus belajar dan kerja keras, sehingga pantas mendapat keberhasilan yang tinggi,” tegas Bupati Akmal. (nun)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved