PTUN Tolak Gugatan Mantan Keuchik Latong Terhadap Bupati Nagan Raya

“Kami sangat mengapresiaspsi keputsuan majelis hakim karena sudah sesusai dengan fakta yang terjadi dalam persidangan,”

PTUN Tolak Gugatan Mantan Keuchik Latong Terhadap Bupati Nagan Raya
kompas.com
Ilustrasi 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Majelis hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banda Aceh menolak seluruh gugatan mantan keuchik Desa Latong, Kecamatan Seunagan, Nagan Raya, Zulchairal terhadap Bupati Nagan Raya.

Putusan itu dibacakan dalam sidang pamungkas di pengadilan setempat, Kamis (1/11/2018).

“Gugatan penggugat ditolak untuk seluruhnya,” kata Kabag Hukum Setdakab Nagan Raya, Nasruddin SH kepada Serambinews.com, seusai sidang.

Baca: Warga Blang Teungku Nagan Raya Bersyukur Sudah Dua Malam tak Lagi Diteror Gajah Liar

Dia menyatakan, majelis hakim telah menguatkan keputusan Bupati Nagan Raya, Jamin Idham yang memberhentikan Zulchairal karena terlibat politik praktis dan penyalahgunaan anggaran.

Nasruddin didampingi Zulfika SH, staf ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Abdul Hadi SH, jaksa pengacara negara pada Kejari Nagan Raya, dan Said Atah SH MH serta Agus Jalizar SH, pengacara Bupati dari Kantor Advokat SATA Lawyers menyatakan Zulchairal diberhentikan pada 24 Mei 2018 dan posisinya diganti oleh Sanaidin.

Pengacara Bupati, Said Atah menyampaikan bahwa putusan tersebut telah sesusai harapan pihaknya dan bukti-bukti yang dihadirkan dalam persidangan.

Baca: Catat Jadwal Tes Bagi Pelamar CPNS di Pidie, Ini Tiga Materi yang Diuji

“Kami sangat mengapresiaspsi keputsuan majelis hakim karena sudah sesusai dengan fakta yang terjadi dalam persidangan,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Zulchairal diberhentikan dari jabatan Keuchik Desa Latong oleh Bupati Jamin Idham karena terbukti telah melakukan pelanggaran di antaranya penyalahgunaan wewenang, penyalahgunaan anggaran desa, dan terlibat dalam politik praktis.

Tapi, Zulchairal tidak menerimanya dan menggugat bupati ke PTUN. (*)

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved