Elpiji 12 Kg di Singkil Rp 180 Ribu

Harga elpiji nonsubsidi ukuran 12 kilogram di Kabupaten AcehSingkil mencapai Rp 180 ribu per tabung

Elpiji 12 Kg di Singkil Rp 180 Ribu
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
Mobil milik PT Rizki Bersaudara Agen Elpiji 3 Kilogram Kabupaten Aceh Singkil, menurunkan tabung di pangkalan yang ada di Desa Pasar, Singkil, Selasa (12/9/2017). 

SINGKIL - Harga elpiji nonsubsidi ukuran 12 kilogram di Kabupaten AcehSingkil mencapai Rp 180 ribu per tabung. Harga elpiji tabung biru tersebut naik sebesar Rp 10 ribu dari harga tiga bulan lalu Rp 170 ribu per tabung.

Terus melonjaknya harga elpiji nonsubsidi itu cukup memberatkan warga. Mengingat sangat membebani perekonomian di saat pengeluaran tidak sebanding lagi dengan pendapatan. “Elpiji 12 kilo sudah Rp 180 ribu, tiap beli naik terus tidak pernah turun. Sementara pendapatan tidak nambah,” keluh Susilawati, ibu rumah tangga di Singkil Utara yang mengaku baru saja membeli elpiji 12 kilo, Jumat (2/11).

Disinyalir, melonjaknya harga elpiji nonsubsidi itu menjadi penyebab banyaknya rumah tangga tergolong mampu beralih menggunakan elpiji subsidi ukuran 3 kilogram. Akibatnya, elpiji melon tersebut kerap langka di pasaran. Padahal, elpiji tabung 3 kg itu khusus diperuntukkan bagi warga miskin.

Terkait hal itu, warga berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil mengeluarkan kebijakan dalam menentukan harga elpiji nonsubsidi. Bila dibiarkan terus melonjak, maka dipastikan masyarakat akan beralih ke elpiji subsidi yang pada akhirnya merugikan keluarga miskin dan pengusaha mikro.(de)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved