Jasad M Nasir Teridentifikasi

Penantian panjang ayah dan ibu Muhammad Nasir akhirnya membuah hasil, Jasad M Nasir kelahiran Bakongan Timur

Jasad M Nasir Teridentifikasi
Petugas memilah serpihan pesawat dan barang penumpang pesawat Lion Air JT 610 di Dermaga JICT 2, Tanjung Priuk, Jakarta Utara, senin (29/10/2018). Pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta - Pangkal Pinang jatuh di perairan Pantai Karawang, Jawa Barat. Pesawat membawa yang jatuh di perairan Pantai Karawang mengangkut 181 penumpang.(KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO) 

BANJDA ACEH - Penantian panjang ayah dan ibu Muhammad Nasir akhirnya membuah hasil. Jasad M Nasir kelahiran Bakongan Timur, Aceh Selatan yang ikut menjadi korban dalam jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 di perairan Karawang, Jawa Timur, Senin lalu, teridentifikasi Minggu (4/11) siang.

Ayah dan ibunya yang sepekan ini berada di Jakarta mengenali jasad itu sebagai jasad anaknya di antara ratusan jasad tak utuh yang ditemukan di kawasan jatuhnya pesawat tersebut. Hasil pemeriksaan sidik jari dan bagian lain tubuh korban oleh tim dokter dari Rumah Sakit Polri juga memperkuat kesimpulan bahwa jasad itu memang M Nasir.

Informasi tentang teridentifikasinya mayat M Nasir diperoleh Serambi secara beranting dari Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Teuku Ahmad Dadek SH di Banda Aceh kemarin sore. Sedangkan Dadek mendapatkan kabar itu dari Cut Syazalisma, Kepala Pelaksana BPBK Aceh Selatan. Cut sendiri dikabari keluarga korban tentang hal itu.

Malah, kata Dadek, jasad M Nasir akan diterbangkan pada 5 November dari Jakarta ke Bandara Cut Nyak Dhien di Nagan Raya. Seterusnya jenazah korban akan dibawa ke Bakongan Timur, Aceh Selatan, tempat ayah dan ibunya bermukim. “Pemulangan jenazah semuanya diurus dan ditanggung biayanya oleh manajemen Lion Air,” kata Teuku Dadek.

Menurut pihak keluarga korban, jenazah M Nasir akan dikebumikan di pemakaman keluarga di Jambu Apha, Tapaktuan, Aceh Selatan.

Sebagaimana diberitakan terdahulu M Nasir merupakan anak sulung dari mantan camat Bakongan Timur (Bakotim), Aceh Selatan, H Huzaifah SE. Ia dilaporkan ikut dalam musibah jatuhnya pesawat Lion Air dengan rute penerbangan Cengkareng menuju Pangkalpinang, Senin lalu.

M Nasir, menurut ayahnya, merupakan lulusan S1 Keperawatan di salah satu universitas di Medan, Sumatera Utara. Selama ini dia bekerja di sebuah perusahaan farmasi di Jawa. “Saat kejadian, dia berangkat dalam rangka dinas ke Pangkalpinang,” ujar Huzaifah sebelumnya. M Nasir sudah menikah dan mempunyai satu anak, berdomisili di Jawa. (dik/mir)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved