Ada Tikungan "S" Maut di Km 98 Ise-ise, Kecamatan Pantan Cuaca, Gayo Lues, Ini Trik Agar Selamat

Kecelakaan dominan terjadi di Km 98 itu, akibat rem mobil blong setelah sebelumnya melintasi turunan tajam yang penuh dengan tikungan letter "S".

Ada Tikungan
Dok. Ramzi
Satu unit mobil rombongan intat linto dari Aceh Tamiang, dikabarkan jatuh ke jurang, sekitar perbatasan Kabupaten Gayo Lues dan Aceh Tengah. pada Senin malam (5/1/2018), sekitar pukul 22.00 WIB. 

Laporan Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Salain terkenal angker, lintas di Km 98 Ise-ise, Kecamatan Pantan Cuaca, Kabupaten Gayo Lues (Galus) juga memiliki tikungan maut yang dikenal dengan tikungan "S".

Menurut catatan Serambinews.com kasus kecelakaan dominan terjadi di Km 98 itu, akibat rem mobil blong setelah sebelumnya melintasi turunan tajam yang penuh dengan tikungan letter "S".

Baca: Pemuda Pengungsi Afghanistan Ditangkap, Diduga Mesum dengan Gadis di Kamar Kos

Karena itu, pengguna kendaraan yang melewati lintasan ini harus punya trik agar selamat di jalan.

Hal yang pertama harus diperhatikan adalah memastikan kondisi rem kendaraan maksimal atau berfungsi sebelum memasuki jalan lurus dan tikungan maut tersebut.

Sementara di lokasi itu juga sudah terpasang besi pengaman jalan sepanjang puluhan meter.

Baca: Sosok Pemuda yang Pegang Bendera PKI Disebut Anak Jokowi, Begini Tanggapan Kaesang Pangarep

Biasanya saat kecelakaan terjadi, kendaraan yang terjun ke jurang selalu menghantam besi tersebut dan menabrak pohon pinus sebelum masuk ke dasar jurang.

Seperti diketahui di lokasi tersebut, Senin (6/11/2018) sekira pukul 22.00 WIB kembali terjadi peristiwa kecelakaan maut.

Satu mobil rombongan intat linto baro dari Kuala Simpang, Aceh Tamiang terjun ke jurang dan merenggut tiga korban jiwa. Sebelumnya, dua kasus kecelakaan yang sama juga pernah terjadi di lokasi tersebut.

Baca: Kecelakaan Maut di Gayo Lues, Mobil Korban Sempat tidak Diketahui Masuk Jurang

Kapolres Galus AKBP Eka Surahman melalui Kasat Lantas AKP Handoko, kepada Serambinews.com, Selasa (6/11) mengatakan kasus kecelakaan mobil rombongan keluarga intat linto baro yang berasal dari Kuala Simpang Aceh Tamiang yang terjun ke jurang sedalam 100 meter di kawasan Ise-ise Kecamatan Pantan Cuaca di Km 98 tersebut menelan korban jiwa tiga orang.

"Kasus lakalantas tunggal itu terjadi persis seperti kasus kecelakaan truk pengangkut kuda asal Takengon setahun yang lalu," ujarnya.(*)

Penulis: Rasidan
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved