13 Perawat Dilarang Bertugas

Sebanyak 13 perawat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tgk Chik Di Tiro Sigli dilarang bertugas menangani pasien

13 Perawat Dilarang Bertugas
BOCAH Salsa Sabila terlihat ceria dalam pangkuan perawat di Ruang Bedah Wanita RSU Tgk Chik Di Tiro, Sigli, Pidie 

* Surat Tanda Registrasi Sudah Kadaluwarsa

SIGLI- Sebanyak 13 perawat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tgk Chik Di Tiro Sigli dilarang bertugas menangani pasien. Sertifikat Surat Tanda Registrasi (STR) yang dikeluarkan Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia (MTKI) terhadap mereka sudah habis masa berlakunya sesuai Undang-Undang Keperawatan yang disahkan pada November 2014.

Direktur RSUD Tgk Chik Di Tiro, Sigli, drg Mohd Rizal Faisal MARS, Selasa (6/11) mengatakan tindakan itu diambil seusai melaksanakan evaluasi terhadap petugas kesehatan. Disebutkan, 13 perawat tersebut harus segera memperpanjang STR, sehingga dapat bertugas kembali seperti biasa untuk menangani pasien.

Dia menegaskan seluruh perawat harus memiliki STR, sebelum melayani masyarakat. “Untuk sementara, 13 perawat tersebut dilarang bertugas menangani pasien, sebelum STR diperpanjang kembali,” tambahnya. Disebutkan, seluruh perawat dan petugas kesehatan wajib memiliki STR sebelum menangani pasien.

Mohd Rizal Faisal menambahkan STR 13 perawat telah habis berlakunya, saat data dimasukkan secara online untuk dikirim ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Dia menyatakan proses perpanjangan STR bagi petugas kesehatan akan dilaksanakan selama satu minggu.

Saat ini, kata Faisal, jumlah perawat PNS dan non-PNS yang bekerja di RSUD Tgk Chik Di Tiro sebanyak 506 orang. Rinciannya, perawat berstatus PNS 170 orang, terdiri dari 126 laki-laki dan 53 wanita, serta perawat berstatus bakti 327 orang, terdiri dari 110 laki-laki dan 217 wanita.

Dikatakan, jumlah dokter spesialis berjumlah 43 orang, dimana 33 dokter spesialis berstatus non-PNS, karena hanya terikat kontrak dengan rumah sakit. Dia menambahkan, ada dua dokter spesialis yang belum dimiliki RSU Tgk Chik Di Tiro Sigli, yakni, dokter spesialis forensik dan dokter spesialis rehab medis.

“Untuk dokter spesialis rehab medis sebenarnya ada satu orang yang sedang mengambil spesialis. Mudah-mudahan dokter tersebut bersedia bekerja di RSUD Tgk Chik Di Tiro Sigli,” pungkasnya.(naz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved