Minggu, 12 April 2026

Mengenal AR Baswedan, Kakek Anies Baswedan yang Terima Gelar Pahlawan Nasional

Selain sebagai pejuang kemerdekaan, Ia juga dikenal sebagai penulis, penyair, sastrawan, dan politisi.

Editor: Amirullah
Ist
Almarhum Abdurrahman Baswedan 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Almarhum Abdurrahman Baswedan merupakan tokoh keturunan Arab, yang terlibat dalam dunia pergerakan dalam mewujudkan bangsa Indonesia yang merdeka dan berdaulat.

Abdurahman Baswedan pada tahun ini dianugerahkan Pahlawan Nasional oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (8/11/2018).

Mengutip, buku profil penerima gelar Pahlawan Nasional yang ditulis Kementerian Sosial, Abdurrahman lahir di Surabaya pada 9 September 1908 dan meninggal di Jakarta pada 16 Maret 1986.

Kakek dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, tumbuh dewasa menjadi seorang nasionalis, pro kemerdekaan dan republiken sejati.

Baca: Tanggapi Tudingan Ada Ulah Intel Dibalik Kasus Bendera Habib Rizieq, BIN: Menuduh Itu Paling Enak

Baca: AR Baswedan, Kakek dari Anies Baswedan Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Hari Ini

Baca: Black Box Pesawat Lion Air Berhasil Ditemukan, Rekaman Pembicaraan Pilot Sebelum Jatuh Terungkap

Selain sebagai pejuang kemerdekaan, Ia juga dikenal sebagai penulis, penyair, sastrawan, dan politisi.

Sebagai tokoh keturanan Arab, dirinya memperjuangkan integrasi keturanan Arab menjadi bangsa Indonesia.

Menurutnya, keturunan Arab mempunyai kewajiban yang sama untuk memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda.

Ia menyebarkan pemikiran dan sikap politiknya tersebut melalui surat kabar tempatnya bekerja sebagai redaktur, diantaranya surat kabar Sin Tit Po dan Suara Umum.

Putra dari Awad Umar Baswedan dan Khadjijah Badid, merupakan anggota Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUKPKI) mewakili golongan Arab.

Dirinya pun merupakan inisiator pembentukan Persatuan Arab Indonesia yang kemudian menjadi Partai Arab Indonesia (PAI), yang dibubarkan pemerintah pendudukan Jepang (1942-1945), dan akhirnya bergabung ke dalam Partai Masyumi.

Setelah keluar dari dunia politik pada 1960, Abdurrahman mengalihkan perjuangannya ke dalam dunia pendidikan, dakwah, dan budaya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mengenal Kakek Anies Baswedan yang Terima Gelar Pahlawan Nasional, 

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved