Staf Ahli Sudirman Minta Netizen jangan Bandingkan Mualem dengan Haji Uma

Membandingkan Mualem dengan Haji Uma dalam hal kepedulian terhadap mantan kombatan sama sekali tidak relevan dan tidak pada tempatnya.

Staf Ahli Sudirman Minta Netizen jangan Bandingkan Mualem dengan Haji Uma
DOK SERAMBINEWS.COM
Anggota DPD RI asal Aceh, Sudirman alias Haji Uma bersama staf ahlinya Muhammad Daud. 

Daud yang juga mantan aktivis Sentral Informasi Referendum Aceh (SIRA) ini menyatakan, sebagai Panglima GAM/KPA, tentu banyak hal yang telah Mualem lakukan terhadap mantan kombatan baik sepengetahuan publik maupun tidak.

"Cikal bakal Haji Uma maju sebagai anggota DPD di Pemilu 2014 lalu tidak terlepas dari dukungan Mualem. Jadi jangan mengadu domba Mualem dengan Haji Uma," ujar Muhammad Daud, yang juga salah satu aktor film komedi Aceh, Eumpang Breuh.

Daud mengatakan, kedatangan Haji Uma ke RSUD Cut Meutia untuk menjenguk Tengku Amad Kostrad (Muhammad Diah) yang sedang dirawat karena sakit adalah bentuk perhatian dan kepedulian Haji Uma kepada masyarakat dalam kapasitasnya sebagai anggota DPD RI asal Aceh.

Haji Uma: Kemendagri jangan Asal Setujui Empat Pulau Aceh Singkil Jadi Wilayah Sumatera Utara

Haji Uma Bantu Biaya Pengobatan Bayi tanpa Lubang Anus di Aceh Timur

Haji Uma: Azan Itu Panggilan Ibadah Umat Muslim, Suaranya Harus Keras Agar Terdengar

Menurutnya, hal semacam itu kerap dilakukan oleh Haji Uma selama ini.

“Dari dulu hingga kini Haji Uma sangat baik hubungannya dengan Partai Aceh. Pada Pemilu 2014 beliau bersama teman-teman di Eumpang Breuh turut menjadi bagian event kampanye Partai Aceh. Tentu dalam hal ini sangat hormat kepada Mualem,” ungkap pria yang sering disapa MD ini.

Bahkan Muhammad Daud juga mengungkapkan bahwa apa yang dilakukan Haji Uma sebagai anggota DPD RI asal Aceh saat ini senantiasa berharap restu Mualem.

“Jadi sangat tidak masuk akal jika ada pihak yang mencoba untuk membandingkan Mualem dan Haji Uma yang kemudian menyebarkannya sebagai konsumsi publik,” kata staf ahli Haji Uma ini.(*)

Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved