Memasuki Hari Ke-8 Tes CPNS Kemenag Aceh, Baru 109 Orang yang Lulus

passing grade yang ditetapkan memang tinggi, karena pemerintah ingin mencari aparatur sipil negara (ASN) yang memiliki kapasitas

Memasuki Hari Ke-8 Tes CPNS Kemenag Aceh, Baru 109 Orang yang Lulus
FOR SERAMBINEWS.COM
Kanwil Kemenag Aceh, Drs HM Daud Pakeh meninjau ujian di Unaya Aceh Besar. 

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Pelaksanaan tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk Kanwil Kemenag Aceh sudah memasuki hari kedelapan, Minggu (11/11/2O18) di Aula Universitas Abulyatama (Unaya) Aceh Besar.

Dari 18.018 orang peserta yang mengikuti ujian CAT, hanya 109 orang yang mampu memenuhi passing grade dan dinyatakan lulus.

Sedangkan formasi yang disediakan oleh Kemenag Aceh sebanyak 1.250 orang. Sehingga dapat dipastikan formasi tidak akan terpenuhi.

Baca: Hari Pertama, 921 Pelamar CPNS Kemenag Mulai Ikut Tes

Meskipun hari ini, Senin (12/11/2O18) sebagai hari terakhir tes CAT Kanwil Kemenag Aceh, akan diikuti oleh sekitar 2.200 peserta.

Selain itu, setelah dilaksanakan tes selama delapan hari juga terdapat 1.053 peserta yang tidak hadir.

Menurut panitia, sebagian peserta tersebut terlambat tiba ke lokasi, sehingga mereka tidak diperkenankan masuk.

Padahal panitia sudah mengingatkan supaya peserta datang dua jam sebelum ujian.

Baca: Update Terbaru Jadwal dan Lokasi Tes SKD CPNS 2018 Kemenag, 19 Provinsi Telah Diumumkan

Kakanwil Kemenag Aceh, Drs HM Daud Pakeh mengatakan, beberapa penyebab para peserta ujian sulit lulus passing grade dalam ujian CAT karena kurangnya membaca, sehingga mereka tidak menguasi soal wawasan.

Selain itu, pada tes ujian kepribadian hampir semua soal memberitakan contoh permasalahan dan peserta harus menjawab dalam waktu yang singkat.

“Inilah yang belum dimiliki oleh peserta kita, kemampuan membaca dan mengambil kebijakan menyelesaikan masalah dalam waktu singkat,” ujarnya.

Baca: Peserta Ujian CAT SKD Minim yang Lulus, Ini Tanggapan Kepala BKN Aceh

Menurutnya, passing grade yang ditetapkan memang tinggi, karena pemerintah ingin mencari aparatur sipil negara (ASN) yang memiliki kapasitas.

Namun karena sangat sedikit yang lolos CAT, Daud Pakeh belum mengetahui kebijakan selanjutnya. Karena harus menunggu instruksi pusat. (*)

Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved