Subulussalam Terancam tak Ikut PORA, Sekretaris KONI: Bakal Kena Diskualifikasi

Berdasarkan keterangan pihak Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) wali kota hanya menyetujui Rp 150 juta.

Subulussalam Terancam tak Ikut PORA, Sekretaris KONI: Bakal Kena Diskualifikasi
PLT Gubernur Aceh, Nova Iriansyah bersama Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali meninjau venue PORA XIII di Kompleks Jantho Sport City (JSC), kemarin. 

Laporan Khalidin I Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Kabar miris berembus dari dunia olahraga Kota Subulussalam. Daerah ini terancam tidak bisa memberangkatkan kontingen ke ajang Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIII di Kabupaten Aceh Besar, Minggu (18/11/2018) mendatang akibat ketiadaan anggaran.

Baca: Alat Kelamin Pria Ini Dipatuk Ular Piton saat Buang Air Besar, Penisnya Dapat 15 Jahitan

Informasi ini diperoleh Serambinews.com dari Sekretaris Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Subulussalam, Saiban Gafar saat dikonfirmasi, Selasa (13/11/2018).

Menurut Saiban, pihaknya telah menempuh berbagai upaya agar bisa tampil di event olahraga terbesar level provinsi itu. Namun, lanjut Saiban ada kendala yang dihadapi menyangkut persoalan anggaran.

Baca: Link Live Streaming RCTI Timnas Indonesia Vs Timor Leste, Laga Kedua Piala AFF 2018 Malam Ini

Masalahnya, KONI mengajukan sebesar Rp 400 juta untuk kebutuhan terkait PORA di Aceh Besar. Namun, lanjut Saiban, berdasarkan keterangan pihak Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) wali kota hanya menyetujui Rp 150 juta.

”Kami ajukan sekitar Rp 400 juta, tapi kabarnya yang di setujui pak wali hanya Rp 150 juta, ini jelas tidak cukup,” ujar Saiban.

Baca: Senator Fachrul Razi Bersumpah Siap Pertahankan Wali Nanggroe Sampai Darah Penghabisan

Dia menjelaskan, kebutuhan dana senilai Rp 400 juta ini karena kontingen Subulussalam mencapai 70 orang. Dia memastikan, dana Rp 400 juta cukup ril dan rasional.

Dana ini, lanjut Saiban untuk transpor, pakaian seragam kontingen, penginapan, uang saku dan peralatan cabang olahraga dan kebutuhan lainnya.

Saiban berharap, Dia menjelaskan, kebutuhan dana senilai Rp 400 juta ini karena kontingen Subulussalam mencapai 70 orang. Dia memastikan, dana Rp 400 juta cukup ril dan rasional.

Baca: Advokasi Kasus Nelayan Aceh yang Tertangkap di Myanmar, Haji Uma Lapor ke Pimpinan DPD RI

Sayangnya, lanjut Saiban sejauh ini mereka terkesan seperti ‘dibola-bolai’.

Padahal, jika kontingen Kota Subulussalam absen dalam event ini terancam dapat sanksi berupa didiskualifikasi oleh KONI. Sebab, para atlet yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi saat pra PORA beberapa waktu lalu. (*)

Penulis: Khalidin
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved