Polres Bireuen Tangkap Tersangka Penipu Jamaah Umrah

Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Bireuen, Selasa (13/11) siang, menangkap seorang pria berinisial HZ bin H (35)

Polres Bireuen Tangkap Tersangka Penipu Jamaah Umrah
Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan

BIREUEN - Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Bireuen, Selasa (13/11) siang, menangkap seorang pria berinisial HZ bin H (35), berasal dari Gampong Cot Pluh, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat yang diduga telah menipu sejumlah calon jamaah umrah.

Pria tersebut ditangkap di rumahnya kawasan Desa Alue Dua Bakaran Batee, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa. Kemudian setelah ditetapkan jadi tersangka, HZ ditahan di sel Mapolres Bireuen untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan MSi melalui Kasat Reskrim Iptu Eko Rendi Oktama SH kepada Serambi kemarin mengatakan, HZ bin H termasuk salah seorang pengelola Travel Harum Manis yang berkantor di Jalan Manekro, Gampong Ujong Baroh, Meulaboh, Aceh Barat.

Ia diduga telah melakukan tindak pidana penipuan terhadap sejumlah warga Bireuen dan kabupaten/kota lainnya di Aceh, termasuk di Jawa Barat. Pria ini diperiksa dan kemudian ditangkap berdasarkan laporan resmi seorang korban yang berdomisili di Bireuen ke mapolres setempat.

Berdasarkan laporan tersebut, Kapolres Bireuen langsung membentuk tim khusus untuk melacak keberadaan tersangka pelaku.

“Travel tersebut ternyata bukan travel resmi. Sebagai pengelola, HZ mengaku telah menipu sejumlah calon jamaah umrah dengan travel yang tidak terdaftar di Kementerian Agama RI,” ungkap Kasat Reskrim Polres Bireuen, Iptu Eko Rendi Oktama.

Dari pengakuan dan laporan sementara, ada 19 calon jamaah umrah yang diduga ditipu oleh HZ, yaitu dua orang dari Bireuen, empat dari Aceh Barat, sebelas dari Kota Langsa, dan dua lagi dari Tasikmalaya, Jawa Barat.

“Khusus yang sebelas orang dari Langsa sudah diselesaikan masalahnya oleh tersangka, sedangkan yang lainnya belum,” ujar Kasat Reskrim.

Perbuatan tersangka diduga melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana diatur pada Pasal 378 KUHPidana. Kapolres Bireuen mengharapkan masyarakat yang merasa tertipu oleh ulah pria pengelola Travel Harum Manis dipersilakan melapor ke Mapolres Bireuen.

Dari laporan sementara, total kerugiaan calon jamaah umrah mencapai Rp 350 juta. “Khusus korban yang merupakan warga Bireuen, kerugiannya 41 juta rupiah lebih,” sebut Kasat Reskrim Iptu Eko Rendi Oktama. (yus)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved