40 Perajin Dilatih Membuat Tas Bordir

Dekranasda Kota Banda Aceh melatih sebanyak 40 perajin pemula dilatih membuat suvenir

40 Perajin Dilatih Membuat Tas Bordir
SERAMBI/ HARI MAHARDHIKA
Pengrajin souvenir menjahit tas bordir khas Aceh di Gampong Dayah Daboh, Montasik, Aceh Besar, Selasa (9/10). SERAMBI/ HARI MAHARDHIKA 

BANDA ACEH - Dekranasda Kota Banda Aceh melatih sebanyak 40 perajin pemula dilatih membuat suvenir, khususnya tas bordir Aceh. Kegiatan yang dipusatkan di Balai Latihan Kerja (BLK) milik Pemko Banda Aceh, di Gampong Lamjabat, .

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, memantau proses pelatihan, Jumat (16/11). Aminullah mengapresiasi program yang dijalankan Dekranasda Kota. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi penting dalam meningkatkan SDM perajin di Banda Aceh.

Kepada para peserta, Wali Kota meminta mengikuti pelatihan tersebut dengan serius sehingga ilmu yang didapatkan akan bermanfaat dan menghasilkan. Dalam kesempatan ini, Aminullah menyampaikan akan membantu mesin jahit untuk para perajin.

“Sebagai kota wisata, suvenir menjadi hal yang diburu oleh tamu. Kualitas harus bagus untuk merebut pasar. Dengan demikian para perajin kitapun akan semakin sejahtera,” tambah Aminullah.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Banda Aceh, Hj Nurmiaty AR menyampaikan, ke 40 perajin ini dilatih selama 12 hari dan dibagi dalam dua angkatan.

“Kita berharap dengan program ini produk yang mereka hasilkan semakin berkualitas dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga,” harap Nurmiaty.

Selain memantau pelatihan kerajinan tas bordir, Wali Kota juga berkesempatan melihat langsung pelatihan skill mekanik bagi pemuda Kota Banda Aceh yang juga dilaksanakan di BLK Kota Banda Aceh. Selain itu, Aminullah juga memantau pelatihan las yang diikuti puluhan pemuda kota.

Semua program ini dilakukan dalam rangka meningkatkan SDM para pemuda dengan harapan mereka memiliki skill dan mandiri. “Program ini kita yakini mampu meningkatkan ketrampilan.

Ketika mereka sudah memiliki skill maka akan memudahkan mereka mendapatkan pekerjaan. Mungkin juga bisa membuka usaha sendiri, seperti bengkel servis sepeda motor maupun bengkel las yang akhirnya angka pengangguran dan kemiskinan akan menurun, dan ini juga salah satu upaya pemerintah kota Banda Aceh dalam meningkatkan perekonomian masyarakat” harap Aminullah.(aji)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved