Ini Jawaban Humas PIM Terkait Dugaan Kebocora Amonia

Humas PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) Aceh Utara, Zulfan Effendi memberikan penjelasan terkait puluhan warga yang Tambon Baroh yang harus dibawa ke RS.

Ini Jawaban Humas PIM Terkait Dugaan Kebocora Amonia
SERAMBINEWS.COM/JAFARUDDIN
Belasan warga Desa Tambon Baroh Kecamatan Dewantara Aceh Utara pada Kamis (15/11/2018) dilarikan ke RS Pupuk Iskandar Muda (PIM) Aceh Utara. 

Laporan Jafaruddin | Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Humas PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) Aceh Utara, Zulfan Effendi memberikan penjelasan terkait puluhan warga yang Tambon Baroh yang harus dibawa ke Rumah Sakit PIM karena diduga menghirup bau amonia pada Kamis (15/11/2018) sekira pukul 18.30 WIB.

 “Saat ini pabrik dalam keadaan tidak beroperasi karena sedang dilakukan perbaikan tahunan, juga dilakukan pemeriksaan terhadap kondisi seluruh peralatan yang berada di pabrik," ujar Humas PIM Zulfan Effendi kepada Serambinews.com.

Salah satu bentuk pemeriksaan kondisi peralatan tersebut adalah dengan cara melakukan pemeriksaan terhadap tanki amonia.

Baca: BREAKING NEWS - Belasan Warga Tambon Baroh Dilarikan ke RS, Diduga Amonia Bocor 

Baca: 286 Korban Amonia PT PIM Terima Bantuan

"Untuk pemeriksaan harus dilakukan pengosongan tanki,” katanya.

Terhadap sisa amonia yang berada di dalam tanki dilakukan pengenceran dengan air sebelum dialirkan ke kolam penampungan limbah untuk dilakukan penetralisir.

Proses netralisir yang dilakukan di kolam penampungan limbah dilakukan dengan cara sirkulasi, atas proses sirkulasi tersebut terdapat bau amonia yang terbawa oleh angin dan tercium sesaat oleh masyarakat yang bermukim perbatasan dengan pagar pabrik PIM.

Terhadap masyarakat yang terhirup bau amonia, kata Zulfan, telah dilakukan penanganan secara medis di Rumah Sakit PRIME milik PT PIM.

"Berdasarkan pencatatan jumlah masyarakat yang membutuhkan penanganan medis awal adalah sebanyak 33 orang dan mereka membutuhkan penanganan medis lanjutan,” katanya. (*)

Penulis: Jafaruddin
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved