Warga Agara Tuntut Pencairan Dana PKH

Warga Aceh Tenggara (Agara) yang masuk dalam Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menuntut agar segera dicairkannya

Warga Agara Tuntut Pencairan Dana PKH
Bupati Aceh Barat, HT Alaidinsyah didampingi Muspida, Danrem 012 Teuku Umar, Kol Arh Ruruh A Setya Wiibawa menyerahkan secara simbolis dana PKH kepada masyarakat miskin dari Arongan Lambalek di Kantor Pos Samatiga, Senin (2/11).SERAMBI/TEUKU DEDI ISKANDAR 

KUTACANE - Warga Aceh Tenggara (Agara) yang masuk dalam Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menuntut agar segera dicairkannya dana Program Keluarga Harapan (PKH). Dana yang belum dicairkan itu mulai dari tahap IV 2017, I 2018, II, III, dan tahap IV 2018.

“Kami sangat kecewa dengan dinsos (dinas sosial). Kami dengar KPM yang lain sudah menerima dana PKH 2018,” ungkap Lita Tambunan, Warga Lawe Desky, Kecamatan Babul Makmur, kepada Serambi, Jumat (16/11).

Informasi yang ia terima masih simpang siur. Dari pihak pendamping PKH disebutkan bahwa dana PKH masih dalam proses di Jakarta dan akan dibayarkan pada bulan ini. “Kami minta Mensos segera cairkan. Kalau tidak dicairkan, kami akan demo ke dinsos,” ujar Lita.

Koordinator PKH Agara, Abdul Kamil, membenarkan masih ada ratusan PKM belum menerima dana PKH,mulai dari tahap IV 2017, tahap I 2018, II dan tahap III 2018. “Kita telah koordinasi dengan pihak BRI, namun alasannya data dari pusat belum masuk. Kita akan menelusuri hal ini ke Jakarta dan kita minta KPM agar bersabar,” imbaunya.

Seperti diketahui dana PKH yang disalurkan mencapai sebesar Rp 1.890.000 per kepala keluarga. Pencairannya dilakukan dalam empat tahap. Tahap I-III masing-masing Rp 500 ribu, dan tahap IV Rp 390.000.(as)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved