Hasil Survei di Perairan Barat-Selatan Aceh, Nelayan di Simuelue Butuh SPBN
jika SPBN sudah dibangun, maka para nelayan barat-selatan tidak perlu jauh-jauh lagi mencari BBM.
Penulis: M Nur Pakar | Editor: Ansari Hasyim
Laporan M Nur Pakar | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Para nelayan di Kabupaten Simeulue membutuhkan stasiun pengisian bahan bakar nelayan (SPBN), khususnya solar subsidi dan sebagian kecil premium.
Hal ini sudah pernah disurvei oleh Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Simeulue, Ibrahim SP pada periode bupati Drs Riswan NS.
Baca: Perburuan Penyihir di Papua Nugini, Roh Kuno dan Penyihir Modern Mematikan yang Bertahan Hidup
Ibrahim yang saat ini menjabat sebagai Asisten I Setdakab Simeulue di bawah Bupati Erli Hasim, Sabtu (17/11) menyatakan telah melakukan survei terhadap nelayan yang berada di perairan barat-selatan Aceh.
Dia menjelaskan para nelayan itu juga membutuhkan SPBN di Simeulue, karena kawasan menangkap ikan berada di seputaran pulau tersebut.
Apalagi, katanya, fasilitas cold storage juga telah beroperasi kembali seusai seorang pengusaha dari Jakarta bersedia menanamkan modalnya di Simeulue.
Baca: Ditangkap KPK, Sosok Remigo Yolando dari Keluarga Terpandang Rela Jadi Bupati di Kabupaten Miskin
Dikatakan, pengusaha tersebut memperbaiki gudang cold storage yang sebelumnya rusak dengan biaya sekitar Rp 500 juta, sehingga saat ini sudah ada PAD untuk Simeulue.
Dia menjelaskan pengusaha Jakarta itu menampung seluruh hasil tangkapan nelayan berkualitas ekspor, sehingga tidak ada lagi yang terbuang seperti sebelumnya.
Bahkan, katanya, hasil tangkapan nelayan itu diekspor sampai ke jazirah Arab, termasuk Dubai, Uni Emirat dan negara sekitarnya.
Baca: BREAKING NEWS: Vokalis Apache 13 Nazar Shah Kecelakaan di Teunom, Seorang Pengendara Luka-luka
Ibrahim menyatakan awalnya sudah mengusulkan ke berbagai pihak dan diterima dengan baik, termasuk pihak Pertamina.
Ditambahkan, karena pemerintah tidak boleh mengelola usaha tersebut, maka harus ada pihak ketiga yang bersedia menanamkan modalnya.
Disebutkan, saat sampai pada tahap ini, dirinya sudah dimutasi, sehingga tidak berlanjut lagi.
Dia berharap, ada pengusaha yang bersedia membangun SPBN di Simeulue dan pihaknya siap memberikan dukungan penuh.
Baca: Atlet Selam Sumbang Dua Medali Emas Perdana untuk Kota Langsa
Dia menjelaskan jika SPBN sudah dibangun, maka para nelayan barat-selatan tidak perlu jauh-jauh lagi mencari BBM, termasuk kebutuhan air bersih dan docking kapal, karena sudah tersedia di Simeulue.(*)