Murid SD Alami Keguguran di Sekolah, Korban Dihamili Sang Paman

"Tersangka merupakan paman korban yang tinggal serumah dengan korban sejak orangtua korban meninggal," kata AKP Ruth.

Murid SD Alami Keguguran di Sekolah, Korban Dihamili Sang Paman
Tribunnews.com
K (58), ditangkap Unit PPA Polrestabes Surabaya gara-gara setubuhi keponakannya sendiri yang masih duduk di bangku SD. 

SERAMBINEWS.COM - Seorang guru Sekolah Dasar di Surabaya melaporkan kasus pencabulan yang dialami siswinya pada polisi Kamis (8/11/2018).

Dilansir Tribun Video dari Tribun Jatim, Kanit PPA Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni mengatakan bahwa siswi tersebut keguguran saat jam sekolah.

Baca: Tanggapi Tuntutan Permintaan Maaf Anggota DPD Aceh, PSI: Perda di Aceh Ada Kekhususan Sendiri

"Korban hamil dan keguguran saat jam sekolah. Dari sana gurunya tahu dan melaporkan kepada kami," ujar Ruth Sabtu (17/11/2018).

Sehari pasca keguguran tersebut, polisi berhasil meringkus pelaku yang menghamili siswi SD tersebut pada Jumat (9/11/2018).

Baca: Tiba di Aceh, Cawapres Sandiaga Uno Langsung Ziarah ke Kuburan Massal di Siron

Pelaku berinisial K (58) yang ternyata merupakan paman korban yang merawatnya sejak orangtua korban meninggal.

Baca: 5 Fakta Kehidupan Dani Pedrosa, Kini Putuskan Pensiun dari MotoGP

 
Korban melakukan tindakan tersebut di kawasan Lontar, Sambikerep, Surabaya.

"Tersangka merupakan paman korban yang tinggal serumah dengan korban sejak orangtua korban meninggal," kata AKP Ruth.

Modusnya pelaku masuk ke kamar korban yang saat itu sudah pulas tidur hingga kemudian memaksa korban berbuat asusila.

Baca: Muh Hamzah Amirullah, Tukang Becak Berhasil Jadi Sarjana, Saat Wisuda Antar Ibu Dengan Becaknya

Pelaku mengancam K untuk tidak menceritakan perbuatannya pada orang lain.

Kepada polisi, K mengaku sudah sering melakukan tindakan bejatnya tersebut selama satu tahun yakni sejak 2017 hingga September 2018.

Baca: Kepergok Saat Pacaran, Gadis Bawah Umur Diperkosa 3 Pria, Cowoknya Malah Kabur

Saat ini tersangka ditahan di Polrestabes Surabaya lantaran terjerat kasus persetubuhan anak pasal 81 UU no 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU no 23 tahun 2004 tentang perlindungan anak.

Artikel ini tayang pada Intisari Online dengan judul : Anak SD Keguguran di Sekolah, Pelakunya Ternyata Keluarganya Sendiri!

Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved