Sidang Korupsi DOKA

Besok Jaksa KPK Bacakan Tuntutan, Bupati Bener Meriah Nonaktif Ahmadi: Saya Serahkan Kepada Allah

Ahmadi didakwa melakukan suap kepada gubernur nonaktif Irwandi Yusuf untik mendapatkan sejumlah proyek yang bersumber dari dana otonomi khusus Aceh.

Besok Jaksa KPK Bacakan Tuntutan, Bupati Bener Meriah Nonaktif Ahmadi: Saya Serahkan Kepada Allah
SERAMBINEWS.COM/FIKAR W EDA
Bupati Bener Meriah nonaktif, Ahmadi mengikuti sidang lanjutan dalam kasus dugaan suap terhadap gubernur Aceh nonaktif, Irwandi Yusuf di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (1/10/2018). Ahmadi hadir di ruang sidang mengenakan batik warna hijau cerah, dan celana hitam. "Alhamdulillah baik," katanya kepada Serambinews.com sesaat sebelum dimulai sidang. 

Laporan Fikar W.Eda/Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) kembali melanjutkan sidang kasus suap dengan terdakwa Bupati nonaktif Bener Meriah, Ahmadi SE, pada Kamis (22/11/2018).

Baca: KPK Limpahkan Berkas Kasus DOKA dan Dermaga Sabang ke PN Jakarta

Agenda sidang mendengarkan tuntutan jaksa KPK. Selanjutnya Ahmadi dan kuasa hukumnya menyampaikan pledoi pada 29 November, dan majelis hakim membacakan vonis pada 3 Desember 2018.

Baca: Asing Boleh Kuasai 28 Sektor Industri Dalam Negeri, Prabowo: Kita Menyerah Total Kepada Bangsa Asing

Ahmadi SE menyatakan telah siap mendengarkan tuntutan jaksa KPK.

"Saya berserah diri kepada Allah, atas apa yang menimpa saya ini. Kiranya ada hikmah yang bisa diambil," ujar Ahmadi.

Baca: Sempat Mangkir, Penyidik KPK Kembali Periksa Fenny Steffy Burase Terkait Aliran Dana DOKA

Ahmadi ditangkap KPK pada 3 Juli 2018 lalu di Takengon, Aceh Tengah, dan kemudian ditetapkan sebagai tersangka.

Ia didakwa melakukan suap kepada gubernur nonaktif Irwandi Yusuf untik mendapatkan sejumlah proyek yang bersumber dari dana otonomi khusus Aceh atau DOKA.(*)

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved