Ada Pelayanan Gigi Gratis di RSGM Blangpadang, yang Sakit Gigi atau Mau Scaling Silakan Merapat

Pelayanan kesehatan yang terbuka untuk umum dan gratis itu meliputi pengobatan gigi dan mulut, tambal gigi, cabut gigi, dan pembersihan karang gigi

Ada Pelayanan Gigi Gratis di RSGM Blangpadang, yang Sakit Gigi atau Mau Scaling Silakan Merapat
Foto Dokumentasi Unsyiah
Suasana pelayanan kesehatan gigi gratis di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Unsyiah, Rabu (21/11/2018). 

Laporan Eddy Fitriady | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Kabar gembira bagi warga kota yang ingin mendapat perawatan gigi.

Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) bersama Fakultas Kedokteran Gigi Unsyiah memberikan pelayanan kesehatan gigi secara gratis kepada masyarakat.

Kegiatan dalam rangka memperingati Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) ini, dimulai sejak 21-23 November 2018 di rumah sakit yang berada di depan lapangan Blangpadang, Banda Aceh.

Pelayanan kesehatan yang terbuka untuk umum dan gratis itu meliputi pengobatan gigi dan mulut, tambal gigi, cabut gigi, dan pembersihan karang gigi (scaling).

Tak hanya itu, masyarakat terutama anak-anak akan diberi penyuluhan tentang kesehatan gigi dan mulut serta aksi sikat gigi bersama.

Hal itu dikatakan Dekan FKG Unsyiah, Dr drg Cut Soraya MPd SpKG, kepada Serambinews.com, Rabu (21/11) malam.

Baca: Tips Mudah Menggunakan Garam Untuk Memutihkan Gigi

Baca: Islandia Jadi Satu-satunya Negara yang Penduduknya tak Pernah Digigit Nyamuk

Pihaknya mengajak masyarakat yang membutuhkan perawatan gigi agar segera merapat ke RSGM.

“Target kami dapat memberikan pelayanan gratis kepada 1.500 orang. Alhamdulillah, hari ini (21/11) sudah mencapai 729 orang,” ujarnya.

BKGN tahun ini, kata Cut Soraya, mengangkat tema ‘Lindungi Kesehatan Gigi dari Risiko Gula Tersembunyi’.

Pihaknya ingin mengedukasi masyarakat tentang pentingnya mewaspadai gula tersembunyi yang dikonsumsi setiap hari.

“Konsumsi gula yang terus-menerus ini lah yang menyebabkan karies pada gigi. Ada empat mata rantai yang mendukungnya yaitu substrat, makanan, bakteri, dan waktu,” jelasnya.

Baca: 3 Bahan di Dapur Ini Dapat Membuat Gigi Tampak Lebih Putih, Begini Caranya

Lebih lanjut, ujar Dekan FKG Unsyiah, Aceh memiliki tingkat prevalensi karies lebih tinggi dari rata-rata nasional yakni 30,5 persen.

“Kami membantu masyarakat Aceh untuk menjaga kesehatan gigi dan mulutnya, sekaligus mendukung program Indonesia bebas karies tahun 2030,” pungkasnya.

Penulis: Eddy Fitriadi
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved