Pastikan Harga Elpiji, Wabup Tinjau SPPBE

Wakil Bupati Aceh Besar, Tgk H Husaini A Wahab, meninjau Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE)

Pastikan Harga Elpiji, Wabup Tinjau SPPBE
SERAMBI/MISRAN ASRI
Wakil Bupati Aceh Besar Tgk H Husaini A Wahab mendengar penjelasan dari Dirut SPPBE PT Kabersama Cipta Raya Nahrawi Noerdin saat menuju ke SPPBE di kawasan Beuradeun, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, Jumat (23/11). 

JANTHO - Wakil Bupati Aceh Besar, Tgk H Husaini A Wahab, meninjau Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) PT Kabersama Cipta Raya, di kawasan Beuradeun, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, Jumat (23/11). Kedatangan Waled Husaini untuk memastikan stok gas elpiji yang didistribusikan ke Kabupaten Aceh Besar terpenuhi.

“Kedatangan kami kemari di samping silahturahmi dan berkoordinasi, kehadiran kami kami juga untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang tidak kita harapkan, misalnya masalah kelangkaan gas elpiji yang selama ini marak diberitakan,” kata Waled Husaini, kepada Serambi.

Setelah mendengar langsung keterangan dari Dirut SPPBE PT Kabersama Cipta Raya, Nahrawi Noerdin, isu kelangkaan gas yang berembus selama ini ternyata tidak benar. Namun, sambung Waled Husaini, kalaupun terjadi kelangkaan, karena ada dugaan permainan antara pangkalan dengan pengecer, sehingga menaikkan harga semaunya.

“Hari ini, masih kita dengar harga gas elpiji 3 kg dijual Rp 35 ribu per tabung di tingkat pengecer. Padahal harga eceren tertinggi yang ditetapkan di Aceh Besar, hanya Rp 18 ribu,” tegasnya.

Waled Husaini akan memanggil kepala dinas terkait di Aceh Besar untuk memantau dan mengecek ke lapangan serta memantau harga gas 3 kg yang dijual tidak sesuai HET. “Kalau nanti ada ditemukan pangkalan yang terindikasi ‘bermain kotor’ dengan pengecer dan membandel, kami akan merekomendasi agar pangkalan itu segera dicabut izinnya. Harusnya kita memikirkan rakyat, bukan justru menyengsarakan rakyat,” sebutnya.

Terkait kunjungannya ke SPPBE itu, Waled Husaini juga akan melaporkan hal itu ke Bupati, termasuk mencari solusi langkah apa yang harus dilakukan, agar dugaan permainan harga gas elpiji 3 Kg dapat diminimalisir. “Kami juga mengharapkan pangkalan gas yang belum mencantumkan HET-nya agar segera memasang di depan pangkalannya, agar masyarakat tahu berapa harga yang sebenarnya harus mereka beli untuk setiap tabung gas 3 kg itu,” pungkas Waled Husaini.(mir)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved