Saluran Air Persawahan Tersumbat, Petani Bongkar Badan Jalan

Petani di Gampong Geulidah, Pidie Jaya, membongkar badan jalan untuk membersihkan saluran air persawahan yang sejak lama tersumbat.

Saluran Air Persawahan Tersumbat, Petani Bongkar Badan Jalan
Serambinews.com
Petani di Gampong Geulidah, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya, Minggu (25/11) membongkar badan jalan, untuk membersihkan saluran air persawahan yang tersumbat di bawah lapisan aspal jalan tersebut. 

Laporan Abdullah Gani | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Sejumlah petani di Gampong Geulidah, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya, Minggu (25/11) membongkar badan jalan, untuk membersihkan saluran air persawahan yang sejak lama tersumbat tanpa pernah dibersihkan.  

Jalan yang dibongkar lapisan aspalnya itu, adalah jalan kabupaten yang mengarah ke jalan layang di pusat Kota Meureudu. Di bawah badan jalan tersebut terdapat saluran air untuk persawahan, yang sejak lama tersumbat.

Baca: Kelaparan akibat Kekeringan, Ibu di Afghanistan Jual Anaknya yang Berumur 6 Tahun Sekitar Rp 46 Juta

Jailani, seorang petani yang ikut membongkar jalan itu, kepada Serambinews.com mengatakan, hal ini terpaksa mereka lakukan karena lahan sawah mereka seluas 30-an hektare mengalami kekeringan karena suplai air terhenti.

“Sudah satu bulan kami menunggu tindakan dari pemerintah untuk mengatasi kekeringan pada sawah kami. Tapi sampai saat ini tidak ada upaya apapun. Sementara, sawah yang sudah dibajak harus segera ditanami,” ujarnya.

Baca: Persahabatan Antara Petani Thailand dan Seekor Kerbau, Kerap Selfie Bersama

Kadistanpang Pijay, drh Muzakkir Muhammad yang dikonfirmasi Serambinews.com membenarkan bahwa hamparan sawah di Gampong Geulidah, terancam tak bisa ditanami akibat macetnya suplai air.

Menurut Muzakkir, hal ini sudah dilaporkannya kepada Kadis PU setempat dan Asisten II Pemkab Pijay, Ir Jailani Beuramat, dengan harapan ada upaya penanganan atas persoalan ini. Namun belum ada tanda-tanda tindaklanjutnya.(*)

   

Penulis: Abdullah Gani
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved