Wabup Aceh Barat: Adik Saya Menjaga Marwah

Wakil Bupati (Wabup) Aceh Barat, H Banta Puteh Syam angkat bicara terkait keputusan adik kandungnya, T Nyak Cut Cam

Wabup Aceh Barat: Adik Saya Menjaga Marwah
IST
BANTA PUTEH SYAM, Wabup Aceh Barat

* Terkait Keputusan Mundur sebagai Kadisparbudpora

MEULABOH – Wakil Bupati (Wabup) Aceh Barat, H Banta Puteh Syam angkat bicara terkait keputusan adik kandungnya, T Nyak Cut Cam mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Kadisparbudpora) Aceh Barat.

“Adik saya itu jaga marwah keluarga. Betul dia ada datang dan berkonsultasi ke saya soal mundur itu. Saya sampaikan itu terbaik dari pada harus diganti oleh bupati,” kata Banta Puteh menjawab Serambi, Sabtu (24/11).

Banta Puteh membenarkan Kadisparbudpora Aceh Barat adalah adik kandungnya tetapi dalam proses penempatan sebagai pejabat eselon II di lingkup Pemkab Aceh Barat melalui serangkaian seleksi lelang jabatan yang dibuka beberapa bulan lalu.

Menurut informasi yang diterima Wabup Banta Puteh Syam, adiknya direncanakan akan diganti oleh bupati pada Senin depan dengan alasan yang tidak jelas. Padahal dalam aturan disebutkan pejabat eselon II baru dapat diganti setelah dua tahun menjabat kecuali terjadi persoalan-persoalan tertentu. “Namun tanpa ada persoalan akan diganti,” kata Banta Puteh.

Wabup Banta Puteh mengaku sudah menelepon Bupati Ramli MS yang masih berada di luar daerah terkait mundurnya Kadisparbudpora. Namun ketika beberapa kali ditanyakan persoalan tersebut, langsung dimatikan telepon. “Tadi ada saya telepon Pak Bupati. Saya bicara. Tapi ketika saya tanya sejumlah hal malah dimatikan hp,” katanya.

Isu tidak harmonis
Pada 12 Oktober 2018, kepemimpinan Bupati Ramli MS-Wabup H Banta Puteh Syam genap berusia setahun. Namun sempat berkembang isu dalam beberapa bulan terakhir terjadi ketidakharmonisan antara bupati dan wakil bupati periode 2017-2022.

Menurut info, selama ini wakil bupati jarang sekali dilibatkan dalam pengambilan kebijakan daerah. Namun, Wabup Aceh Barat, Banta Puteh Syam yang dimintai konfirmasi terkait isu ini belum bersedia berkomentar. Bahkan ada beberapa informasi yang disampaikannya diminta tidak dipublish. “Kita menjaga daerah. Kami satu paket ketika dipilih rakyat pada pilkada lalu,” katanya.

Ketika ditanya terkait laporan sebagaimana diungkap Kadisparbudpora Aceh Barat bahwa wabup selama ini hanya menjadi boneka bupati juga tidak ditanggapi oleh Banta Puteh. “Tak usahlah saya tanggapi. Tapi yang pasti bupati dan wakil bupati punya tugas dan kewenangan sebagaimana aturan yang berlaku. Memang bupati kewenangan lebih luas tapi wakil bupati itu bukan pembantu bupati,” katanya.

Belum menanggapi
Bupati Aceh Barat, H Ramli MS yang dikonfirmasi Serambi, Sabtu (24/11) melalui fasilitas chating WhatsApp terkait laporan mundurnya Kadisparbudpora Aceh Barat, juga tidak menjawab meski pesan yang dikirim sudah memperlihatkan tanda dibaca.

Kasubbag Hubungan Media Massa Setdakab Aceh Barat, Julian yang selama ini menjabat sebagai ajudan bupati, juga ditanyai keberadaan Bupati Ramli MS melalui WhatsApp. Menurut informasi, bupati masih melakukan tugas dinas di Malang.

Seperti diberitakan, Kadisparbudpora Aceh Barat, Drs T Nyak Cut Cam melayangkan surat mundur dari jabatannya karena merasa terzalimi oleh Bupati Aceh Barat, Ramli MS.

T Nyak Cut Cam yang merupakan adik kandung Wakil Bupati Aceh Barat, H Banta Puteh Syam tersebut menyampaikan pernyataan secara terbuka saat mendatangi Biro Serambi Meulaboh, Jumat (23/11).

“Surat mundur saya sebagai kepala dinas sudah saya antar ke rumah Pak Bupati tadi. Pak Bupati sedang di luar daerah. Surat itu turut saya tembuskan ke sejumlah kalangan di Aceh Barat,” kata Nyak Cut.

Menurutnya, sikapnya untuk mengundurkan diri dari jabatan kepala dinas sudah dikonsultasikan terlebih dahulu ke Wabup Banta Puteh Syam yang merupakan abang kandungnya. Wabup sendiri sudah memberikan izin dia mundur karena tidak nyaman lagi dalam bekerja sebagai kepala dinas. “Saya menjabat mulai 4 Juli 2018. Saya merasa dikucilkan oleh bupati karena saya adalah adik kandung dari wabup yang selama ini jadi boneka bupati,” kata Nyak Cut Cam.(riz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved