Terjangkit Malaria, Warga Tiga Desa di Aceh Barat Ramai-ramai Dilarikan ke Puskesmas Meutulang

7 warga Desa Baro Paya, Tamping dan Blang Teugoh Kecamatan Panton Reu, Aceh Barat, Senin (26/11/2018) malam secara ramai-ramai dilarikan ke RS.

Terjangkit Malaria, Warga Tiga Desa di Aceh Barat Ramai-ramai Dilarikan ke Puskesmas Meutulang
SERAMBINEWS.COM/RIZWAN
Warga yang diduga terjangkit malaria ketika dirawat di Puskesmas Meutulang, Aceh Barat, Senin (26/11/2018). 

Laporan Rizwan | Aceh Barat 

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Sebanyak 7 warga Desa Baro Paya, Tamping dan Blang Teugoh Kecamatan Panton Reu, Aceh Barat, Senin (26/11/2018) malam secara ramai-ramai dilarikan ke Puskesmas Meutulang kecamatan setempat.

Informasi diperoleh Serambinews.com, Senin malam dari Arif warga setempat mengungkapkan jumlah warga yang diduga terjangkit penyakit malaria sebanyak 17 orang, tetapi yang sudah tiba di Puskesmas sebanyak 7 orang.

Lima orang tercacat warga Baro Paya adalah Abdul Hamid (57) Abdullah (43) Rusmi (43) Husaini (40) Ismanto (18) Rusli (41) dan M Syarif (50) dan dua orang dari Tamping yakni Rahmi Tizar (17) warga Tamping dan Ali Akbar (35) Blang Teugoh, sedangkan 10 orang sisanya masih bertahan di rumah masing-masing.

Baca: Dua Hari Dikuburkan, Mayat Bayi di Aceh Timur Hilang dari Makamnya

Warga yang terjangkit itu yakni panas dingin, sakit pinggang, menyerang kepala dan sakit sekujur badan sehingga warga sempat mengaku mereka diserang sakit aneh serta masuk ke Puskesmas juga secara massal.

Arif warga Baro Paya kepada Serambinews.com mengatakan warga yang terjangkit penyakit ini sudah sekitar 4 hari dan tidak tahan lagi di rumah sehingga dilarikan ke Puskesmas.

"Yang sudah dibawa ke Puskesmas sebanyak 7 orang. Saat ini ada sekitar 10 orang lain masih bertahan di rumah masing-masing. Mereka belum dibawa karena lokasi rawat inap di Puskesmas terbatas," katanya.

Dikatakannya penyakit yang menyerang warga secara massal juga dikaitkan dengan peristiwa sekitar 10 tahun lalu juga ramai-ramai warga yang terserang malaria mencapai 25 orang.

Baca: Mahathir, Rizal Ramli, dan Pulau Malaria

"Ini masih menunggu dokter tiba. Ini masih dipastikan penyakit apa. Juga terkait apakah pasien ini dirujuk ke RSU di Meulaboh," kata Arif.

Ia berharap tindakan cepat dari pemerintah dan dinas terkait sehingga tidak jatuh korban jiwa atau jumlah penderita tidak bertambah.

Seperti diketahui untuk menuju Kecamatan Panton Reu, Aceh Barat butuh waktu sekitar 1,5 jam perjalanan arah ke Tutut, Sungaimas serta jalan juga banyak rusak parah. (*)

Penulis: Rizwan
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved