Hindari Zina dan Menikah di Usia 15 Tahun, Gadis ini Meninggal Dunia Setelah Disiksa Suaminya

Beberapa pihak yang mengikuti kasus ini pun menduga jika suami dari Yeni, inisial D, bertanggung jawab atas meninggalnya remaja tersebut.

SERAMBINEWS.COM - Seorang remaja asal Indramayu, Jawa Barat, meninggal dunia setelah diduga menjadi korban KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga).

Dari laporan kelompok pengacara setempat, korban diketahui menjalani pernikahan dini yang disetujui oleh pengadilan.

Menurut KPI Indramayu, Yeni (bukan nama sebenarnya) menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Indramayu pada September 2018 akibat luka yang dideritanya.

Yeni juga diketahui mengalami beberapa luka di bagian kepalanya serta disekujur tubuhnya.

Meski begitu, hasil pemeriksaan post-mortem korban terakhir diketahui masih belum dirilis.

Beberapa pihak yang mengikuti kasus ini pun menduga jika suami dari Yeni, inisial D, bertanggung jawab atas meninggalnya remaja tersebut.

"Laporannya memang masih belum keluar. Kami masih akan terus mengikuti kasus ini," ujar sekretaris KPI Inramayu, Yuyun, Khoerunisa, kepada Jakarta Post, Rabu (21/11/2018).

Baca: Gadis Aceh Utara Meninggal di Malaysia, Ini Pernyataan KBRI di Kuala Lumpur  

"Suaminya sudah diperiksa polisi selama 24 jam tapi akhirnya dilepaskan karena kurangnya barang bukti," ujar Yuyun.

Hasil survei yang dilakukan pada 2012 menunjukkan bahwa lebih dari 220.000 anak perempuan berusia antara 15 hingga 19 tahun di Jawa Barat sudah pernah menikah, setidaknya satu kali.

Angka ini adalah angka terbesar kedua setelah Jawa Timur yang angkanya mencapai 236.000.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved