Wabup Aceh Barat Diisukan akan Mundur

Keretakan hubungan Wakil Bupati Aceh Barat, H Banta Puteh Syam dengan Bupati Aceh Barat, H Ramli MS mulai

Wabup Aceh Barat Diisukan akan Mundur
IST
BANTA PUTEH SYAM, Wabup Aceh Barat

MEULABOH - Keretakan hubungan Wakil Bupati Aceh Barat, H Banta Puteh Syam dengan Bupati Aceh Barat, H Ramli MS mulai memicu spekulasi di kalangan masyarakat. Bahkan mulai mencuat isu bahwa Wabup Aceh Barat akan mundur dari jabatannya jika kisruh di antara duo elite itu terus berlanjut.

Terhadap isu yang berkembangan tersebut hingga Senin (26/11) kemarin belum mendapat konfirmasi resmi dari Wabup Banta Puteh Syam. Pasalnya yang bersangkutan yang saat ini menjabat Ketua Partai Gerindra Aceh Barat sedang berada di luar daerah dalam rangka sebuah kegiatan. Saat dihubungi beberapa kali ke HP yang biasa digunakan, Wabup Banta Puteh tidak menjawab meski terhubung.

Informasi lain menyebutkan, Bupati Aceh Barat Ramli MS dilaporkan kemarin masih berada di luar daerah di Malang. Kecuali itu, sejumlah kalangan di Aceh Barat yang dimintai komentar terkait kisruh atau ketidakharmonisan antara bupati dan wakil bupati malah memilih bungkam atau enggan berkomentar. “Khawatir komentar kita nanti disalahartikan,” kata seorang pengamat di Meulaboh.

Hingga kemarin sore tidak ada satu pun yang bersedia berkomentar baik dari kalangan mahasiswa, pegiat LSM, pemuda, dan kalangan anggota DPRK terkait isu ketidakharmonisan bupati dan wakil bupati yang merupakan pemenang Pilkada untuk periode 2017-2022. Bahkan sejumlah anggota dewan juga ikut bungkam.

Sementara itu, tim Banggar DPRK Aceh Barat pada Senin (26/11) membahas Rencana Kerja Anggaran (RKA) Disparbudpora Aceh Barat. Namun, pembahasan yang sudah terjadwal itu tidak dihadiri Kadisparbudpora T Nyak Cut Cam. Sidang yang dipimpin Ketua DPRK Ramli SE bersama dua wakil ketua Samsi Barmi dan Usman serta dihadiri Sekda Adonis itu hanya dihadiri kabid.

Selain tidak dihadiri Kadisparbudpora juga tidak dihadiri sekdis yang disebut sedang berada di luar daerah. Meski tidak dihadiri Kadisparbudpora karena sudah menyatakan mundur dari jabatan kadis, RKA Disparbudpora untuk RAPBK 2019 tetap disahkan dewan.

Seperti diberitakan Kadisparbudpora Aceh Barat, Drs T Nyak Cut Cam melayangkan surat mundur dari jabatannya karena merasa terzalimi oleh Bupati Aceh Barat, Ramli MS. T Nyak Cut Cam yang merupakan adik kandung Wakil Bupati Aceh Barat, H Banta Puteh Syam tersebut menyampaikan pernyataan secara terbuka saat mendatangi Biro Serambi Meulaboh, Jumat (23/11). “Surat mundur saya sebagai kepala dinas sudah saya antar ke rumah Pak Bupati tadi. Pak Bupati sedang di luar daerah. Surat itu turut saya tembuskan ke sejumlah kalangan di Aceh Barat,” kata Nyak Cut.

Menurut Nyak Cut, sikapnya untuk mengundurkan diri dari jabatan kepala dinas sudah dikonsultasikan terlebih dahulu ke Wabup Banta Puteh Syam yang merupakan abang kandungnya. Wabup sendiri sudah memberikan izin dia mundur karena tidak nyaman lagi dalam bekerja sebagai kepala dinas.

“Saya menjabat mulai 4 Juli 2018. Saya merasa dikucilkan oleh bupati karena saya adalah adik kandung dari wabup yang selama ini jadi boneka bupati,” kata Nyak Cut Cam.

Sementara itu Wabup Aceh Barat, H Banta Puteh Syam angkat bicara terkait keputusan adik kandungnya, T Nyak Cut Cam mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kadisparbudpora Aceh Barat. “Adik saya itu jaga marwah keluarga. Betul dia ada datang dan berkonsultasi ke saya soal mundur itu. Saya sampaikan itu terbaik dari pada harus diganti oleh bupati,” kata Banta Puteh menjawab Serambi, Sabtu (24/11).

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved