Pakar Sejarah Aceh Rusdi Sufi Meninggal Dunia, Dikebumikan Pagi Ini di Pante Pagar Air

Rusdi Sufi adalah aset besar Aceh di bidang sejarah dan kebudayaan. Beliau satu dari hanya sedikit ahli sejarah Aceh yang fasih bahasa Belanda

Pakar Sejarah Aceh Rusdi Sufi Meninggal Dunia, Dikebumikan Pagi Ini di Pante Pagar Air
RUSDI SUFI

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dunia pendidikan dan sejarah Aceh, berduka.

Seorang pakar sejarah Aceh, Drs. H. Rusdi Sufi, meninggal dunia pada, Selasa (27/11/2018), pukul 20.30 WIB di Rumah Sakit Harapan Bunda, Banda Aceh.

Innalillahi wa Innailaihi rajiun.

Informasi diperoleh Serambinews.com dari pegiat sejarah Aceh sekaligus kolektor naskah kuno (manuskrip) Aceh, Tarmizi A Hamid menyatakan, jenazah almarhum Rusi Sufi akan dikebumikan pagi ini di Gampong Pante, Kemukiman Pagar Air, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar.

“Saat ini masih proses fardhu kifayah,” kata Tarmizi ketika dihubungi Serambinews.com pukul 09.30 WIB.  

Tarmizi mengatakan, Rusdi Sufi adalah aset terbesar Aceh di bidang sejarah dan ada budaya.

“Kita sangat kehilangan, karena beliau adalah aset terbesar Aceh di bidang sejarah dan kebudayaan. Beliau adalah satu dari hanya sedikit ahli sejarah Aceh yang fasih bahasa Belanda,” ungkap Tarmizi yang sejak beberapa waktu terakhir bekerja sama dengan Rusdi Sufi di Majelis Adat Aceh (MAA).

Baca: ‘Pecah Kongsi’ Pejabat bukan Warisan Sejarah

Baca: Badruzzaman Ismail Kembali Pimpin Majelis Adat Aceh

Di lembaga tersebut, Rusdi Sufi menjabat sebagai Pemangku Adat, sementara Tarmizi A Hamid adalah pengurus MAA yang merupakan pelaksana dari keputusan dan arahan Pemangku Adat.

“Jabatan ini telah beliau emban selama 5 tahun terakhir,” ungkap Tarmizi A Hamid.

“Beliau juga baru mendapat anugerah tertinggi bidang kebudayaan Aceh, Meukuta Alam pada PKA VII tahun 2018,” imbuh pria yang akrab disapa Cek Midi ini.

Halaman
12
Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved