Breaking News:

KPK Lelang Barang Hasil Gratifikasi, Ada Mesin Pembuat Kopi Hingga Sajadah

Febri membeberkan 60 barang lelangan tersebut, antara lain lukisan, mesin pembuat kopi, voucher belanja, topi koboi, jam tangan,

Editor: Fatimah
abba gabrillin
Logo Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung Baru KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (22/2/2016). 

SERAMBINEWS.COM - KPK akan melelang 60 barang hasil gratifikasi. Lelang nantinya akan dilakukan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta III.

"Setelah melewati proses penetapan menjadi milik negara oleh KPK, selanjutnya 60 barang gratifikasi dilelang oleh KPKNL Jakarta III," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Jakarta, Jumat (30/11/2018).

Baca: Tidak Hanya Orangtua, Peran Nenek dari Ibu Juga Sangat Penting Bagi Anak

"Lelang dilakukan melalui Aplikasi Lelang Internet (e-Auction) dengan cara penawaran tertutup (closed bidding) Kementerian Keuangan di website https://www.lelang.go. id.," kata Febri menambahkan.

Febri membeberkan 60 barang lelangan tersebut, antara lain lukisan, mesin pembuat kopi, voucher belanja, topi koboi, jam tangan, ipad, sajadah, tas, hingga sepatu.

Baca: Cerita Napi Kabur dari LP Lambaro, Lari Melewati Beberapa Kampung hingga Ditangkap di Lhokseumawe

"Informasi lebih lanjut tentang barang gratifikasi tersebut dapat melihat di website KPK https://www.kpk.go.id/id/ pengadaan-barang-dan-jasa/ daftar-pengumuman-lelang/690- pengumuman-lelang-gratifikasi- 2018," jelasnya.

Baca: Banjir Rendam 1.000 Rumah di Lampung Selatan, Sungai Meluap Hingga Sampah Sumbat Selokan

Barang-barang tersebut, kata Febri, sebelumnya diberikan pada pegawai negeri dan penyelenggara negara yang kemudian dilaporkan pada KPK dalam waktu sebelum 30 hari kerja sesuai kewajiban menurut undang-undang.

"Setelah analisis dilakukan, maka KPK menetapkan barang-barang tersebut menjadi milik negara," katanya.

Baca: Fakta Terbaru Pernikahan Sang Crazy Rich Surabayan, Ayah Jusuf Tepis Doorprize Mobil Jaguar

"Pelaporan gratifikasi merupakan bentuk kepatuhan terhadap atutan hukum pemberantasan korupsi," imbuh Febri.

KPK pun mengimbau agar para pegawai negeri dan penyelanggara negara taat melaporkan penerimaan gratifikasi pada KPK atau melalui Unit Pengendali Gratifikasi di instansi masing-masing. 

Baca: Ucapan Selamat dari Dinas Kesehatan Aceh untuk Sulaiman, SE.,M.S.M

"Sekarang pelaporan gratifikasi juga dapat dilakukan lebih mudah melalui aplikasi Gratifikasi Online GOL di smartphone," pungkas Febri.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul KPK Lelang 60 Barang Hasil Gratifikasi, Ada Mesin Pembuat Kopi, Topi Koboi, Hingga Sajadah

Penulis: Ilham Rian Pratama   

Editor: Johnson Simanjuntak

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved