Kapolda Warning Napi Kabur

Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak memberikan waktu 3x24 jam kepada narapidana (napi) Lembaga Pemasyarakatan

Kapolda Warning Napi Kabur
SERAMBI/M ANSHAR
Petugas mengamankan seorang napi yang baru ditangkap ke Lapas Klas II A Banda Aceh, Jumat (30/11/2018). Hingga pukul 17.35 sore kemarin. 

* Beri Waktu 3x24 Jam untuk Menyerah

BANDA ACEH - Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak memberikan waktu 3x24 jam kepada narapidana (napi) Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II Banda Aceh yang kabur pada Kamis (29/11) sore untuk menyerahkan diri kepada petugas.

“Saya selaku Kapolda dan jajaran Polda Aceh serta dari LP beharap para warga binaan bisa menyerahkan diri. Saya minta dalam waktu 3x24 jam sudah menyerahkan diri. Kita berharap ini berlangsung dengan baik,” kata Irjen Pol Rio S Djambak saat meninjau LP Kelas II Banda Aceh, Jumat (30/11).

Seperti diberitakan, sebanyak 113 dari 726 napi serta tahanan LP Kelas II A Banda Aceh di Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis (29/11) sekitar pukul 18.45 WIB, kabur. Mereka melarikan diri dengan cara merusak kawat pembatas di ruang kunjungan LP, menghancurkan tiga jendela berjeruji besi, sebelum akhirnya lari dan hilang ke dalam persawahan di depan LP yang minim pencahayaan.

Kapolda Aceh bersama Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Aceh, Agus Toyib dalam tinjauannya ke LP, kemarin mengatakan, pihak kepolisian dari jajaran Polda Aceh akan terus mengejar seratusan napi yang kabur. Namun sebaiknya, kata Kapolda, para napi segera menyerahkan diri.

“Kami tidak ingin ini berlanjut terus, dia (napi) dalam pengerjaran kita terus dan nanti tidak baik. Harus disadari oleh warga binaan, cepat atau lambat akan bisa kita amankan, kita dapatkan. Sampai kapan pun akan kita kejar, sebaiknya dalam waktu 3x24 jam menyerahkan diri,” kata Irjen Pol Rio.

Ditanya awak media apa motif para napi melarikan diri dari LP, Rio mengatakan saat ini masih didalami. Rio juga mengatakan, para napi yang kabur lebih dominan napi kasus narkoba dan rata-rata napi pindahan dari kabupaten lain. “Motifnya sedang kita dalami, yang jelas mereka melarikan diri karena ingin bebas,” kata Rio.

Rio juga membenarkan total napi yang kabur dari LP sebanyak 113 orang. Hingga kemarin saat awak media mewawancarainya total napi yang telah berhasil ditangkap aparat kepolisian sebanyak 26 orang. “Saat ini yang dapat kita amankan 26 orang, sisanya 87 ini masih terus kami lakukan penyegaran,” pungkas Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak.

Amatan Serambi, suasana LP Banda Aceh menjelang siang kemarin agak lengang, namun polisi bersenjata lengkap tetap bersiaga di pintu masuk LP. Sementara yang lainnya sedang mengecek jendela yang dibobol napi menggunakan barbel kemarin.

Ada pula yang membawa beberapa lembar seng tua dan triplek yang digunakan untuk menambal sementara jendela yang jebol. Seng tersebut dipasang petugas LP dengan terlebih dulu membersihkan pecahan kaca jendela yang berserakan di kosen dan lantai.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved