Polisi Razia Napi, Seorang Ditangkap di Lhokseumawe

POLRES Aceh Barat menggelar razia di sejumlah titik untuk membantu menangkap napi dari LP Kelas IIA Banda Aceh

Polisi Razia Napi, Seorang Ditangkap di Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM/SAIFUL BAHRI
Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, Iptu Riski Adrian (kiri) memperlihatkan Anwar, satu dari 113 napi yang kabur dari LP Banda Aceh dan berhasil ditangkap di terminal L-300 Lhokseumawe, Jumat (30/11/2018). 

POLRES Aceh Barat menggelar razia di sejumlah titik untuk membantu menangkap napi dari LP Kelas IIA Banda Aceh yang kabur, Kamis (29/11).

“Beberapa saat setelah terjadi insiden tersebut, kami menggelar razia di perbatasan Arongan Lambalek, Aceh Barat yang berbatasan dengan Aceh Jaya,” kata Kapolres Aceh Barat, AKBP Raden Bobby Aria Prakasa SIK kepada wartawan, Jumat kemarin.

Kapolres Aceh Barat menginformasikan, selain menggelar razia pihaknya juga memerintahkan kepada para kapolsek agar segera mengamankan orang-orang dicurigai. “Kami minta masyarakat kalau mengetahui ada napi yang kabur ke desanya segera laporkan ke polisi,” tandas Raden Bobby.

Kapolres Aceh Barat, Jumat kemarin meninjau LP Kelas IIB Meulaboh di Paya Peunaga, Kecamatan Meureubo. Kedatangan kapolres disambut Kepala LP Meulaboh, Jumadi serta memastikan kondisi napi serta LP tersebut.

Personel Satreskrim Polres Lhokseumawe, Jumat (30/11) sekitar pukul 12.00 WIB menangkap seorang napi LP Lambaro. Napi bernama Anwar (34), asal Desa Bangka Rimueng, Kecamatan Peurelak, Aceh Timur tersebut ditangkap di terminal L-300 Lhokseumawe.

Menurut informasi, Anwar terlibat kasus curanmor dan divonis dua tahun delapan bulan. Sedangkan sisa masa tahanan hanya delapan bulan 24 hari lagi.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasat Reskrim Iptu Riski Adrian menyebutkan, penangkapan ini berawal dari laporan sopir L-300 yang mencurigai kalau penumpangnya merupakan napi yang kabur dari LP Lambaro. “Maka saat mobil tersebut tiba di terminal Lhokseumawe, Anwar langsung kita tangkap. Hasil interogasi awal, dia pun mengakui kalau dirinya memang benar napi yang kabur dari LP Lambaro,” papar Iptu Riski.

Sesuai keterangan dari Anwar, saat dia kabur dari LP, Kamis (29/11) Magrib, dia berlarian di areal persawahan. Selanjutnya terus berjalan keluar masuk kampung, sehingga pada Jumat (30/11) pagi sekitar pukul 05.00 WIB, dia pun tiba di jalan Medan-Banda Aceh.

Selanjutnya dia menumpang mobil L-300 dengan rencana ingin pulang ke Peureulak. “Untuk sementara ini dia masih kita amankan di Polres Lhokseumawe. Kita akan segera berkoordinasi dengan pihak LP untuk proses pengembalian,” demikian Iptu Riski.(riz/bah)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved