Sidang Korupsi DOKA

Tiga Video Wawancara Irwandi Usai Sidang Perdana, dari Bantahan Sampai Lepas Alat Pendengar

Selama persidangan perdana ini, Irwandi Yusuf ternyata memakai alat bantu dengar yang dipasang di telinganya.

Tiga Video Wawancara Irwandi Usai Sidang Perdana, dari Bantahan Sampai Lepas Alat Pendengar
Tribun Video
Gubernur nonaktif Aceh, Irwandi Yusuf mencabut alat bantu dengar saat wawancara dengan wartawan, usai sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (26/11/2018). 

SERAMBINEWS.COM – Gubernur Aceh nonaktif, Irwandi Yusuf mulai diadili dalam kasus penerimaan suap proyek pembangunan dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) dan gratifikasi.

Proses persidangan berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (26/11/2018).

Dakwaan setebal 35 halaman dibacakan Jaksa KPK, disusun bersifat alternatif dan komulatif.

Dalam dakwaannya, jaksa menguraikan, Irwandi Yusuf menerima uang Rp 1.050.000.000, melalui Hendri Yuzal dan T Saiful Bahri secara bertahap, yakni Rp 120 juta, Rp 430 juta, dan Rp 500 juta.

Uang tersebut berasal dari Bupati Bener Meriah Ahmadi yang telah disidangkan secara terpisah.

Hendri Yuzal adalah staf khusus Gubernur Irwandi Yusuf sedangkan T Saiful Bahri merupakan orang dekat Irwandi yang berprofesi sebagai pengusaha.

Baca: Irwandi Diadili

Baca: Kuasa Hukum: Ada Apa dengan KPK?

Seusai sidang perdana itu, Irwandi Yusuf dicegat wartawan yang meminta tanggapannya terhadap dakwaan Jaksa KPK.

Dalam rekaman wawancara yang disiarkan Serambi TV dan Tribun Video, Irwandi Yusuf membantah semua dakwaan Jaksa KPK.

Irwandi Yusuf menyatakan, bahwa seluruh isi dakwaan jaksa itu salah semua.

Irwandi membantah menerima gratifikasi sepeser pun apalagi hingga miliaran rupiah.

Halaman
12
Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved