Dinkes Kirim Sampel ke Jakarta

Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh Barat menyatakan, kasus dua warga Desa Meutulang, Kecamatan Panton Reu, kabupaten setempat

Dinkes Kirim Sampel ke Jakarta
KOMPAS.COM
Nyamuk penyebab DBD 

* Teliti Kasus Pasien Malaria Terjangkit dari Parasit Monyet

MEULABOH - Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh Barat menyatakan, kasus dua warga Desa Meutulang, Kecamatan Panton Reu, kabupaten setempat yang terjangkit malaria dari parasit monyet (knowlesi) merupakan yang pertama ditemukan di Aceh Barat. “Itu kasus pertama. Sampel darah sudah kami kirim ke laboratorium Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI di Jakarta,” kata Kasi Pencegahan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Aceh Barat, Novia Mulyawita menjawab Serambi, Jumat (30/11) kemarin.

Menurut Novi, penyakit malaria knowlesi diketahui setelah serangkaian pemeriksaan sampel darah pada laboratorium daerah di Aceh Barat. Hasil pemeriksaan darah mengungkapkan kedua warga yang merupakan pasangan suami istri dan berprofesi mencari kayu ke hutan dan sungai tersebut positif terjangkit malaria.

“Untuk memastikan lebih jauh, sampel darah kita kirim ke laboratorium khusus milik Kemenkes di Jakarta. Termasuk juga kita laporkan temuan kasus pertama di Aceh Barat ini ke Dinkes Aceh. Direncanakan, pekan depan, Dinkes Aceh akan turun ke Aceh Barat,” ujarnya.

Penanggung Jawab Malaria Dinkes Aceh Barat, Azwar Liza menambahkan, pasca ditemukannya kasus warga terjangkit malaria parasit monyet serta belasan warga yang dilarikan secara massal ke puskesmas, pihaknya langsung menyalurkan 150 kelambu untuk warga, di mana masing-masing desa yakni Desa Baro Paya, Meutulang, dan Blang Teugoh, mendapat 50 buah. “Ini salah satu langkah pencegahan. Ada 100 kelambu lagi yang sudah kita siapkan, dan segera disalurkan,” ucapnya.

Masih dirawat
Sementara itu, pasangan suami istri yakni M Ibrahim (70) dan Putri (65), warga Meutulang, Kecamatan Panton Reu yang positif mengidap malaria parasit monyet, hingga Jumat kemarin, masih dalam perawatan medis di Puskesmas Meutulang. Dokter Puskesmas Meutulang, dr Risda Purnamasari mengatakan, kedua pasien itu sudah mulai membaik, namun terus diberikan penanganan medis. “Sudah mulai membaik. Kini masih dirawat,” jelasnya.(riz)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved