Petani Pusing, Harga Jual Kelapa Anjlok dan Sulit Dipasarkan

Penjualan saat ini macet, kemana-mana kita jual tidak laku. Selain itu, harga kelapa tahun ini sangat anjlok.

Petani Pusing, Harga Jual Kelapa Anjlok dan Sulit Dipasarkan
SERAMBINEWS.COM/SENI HENDRI
Aswadi Thalib (35) pengepul kelapa di Gampong Keumuneng, Kecamatan Idi Tunong, Aceh Timur, memperlihatkan tumpukan kelapa yang sulit dipasarkan seiring anjloknya harga komoditi kelapa tahun ini. Foto direkam, Minggu (2/12/2018). 

Laporan Seni Hendri| Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Tidak hanya komoditas tanda buah segar (TBS) sawit, dan karet yang harganya anjlok. Ternyata nilai jual komoditi kelapa juga anjlok di Aceh Timur.

"Penjualan saat ini macet, kemana-mana kita jual tidak laku. Selain itu, harga kelapa tahun ini sangat anjlok yaitu harga jual ke Medan Rp 2.000 per kilogram," jelas Aswadi Thalib (35) pengepul kelapa di Gampong Keumuneng, Kecamatan Idi Tunong, Aceh Timur, Minggu (2/12/2018) sore.

Baca: Bocoran Model Terbaru Avanza dan Xenia yang Akan Meluncur Awal Tahun 2019

Baca: Sembilan Penderita HIV Baru Ditemukan di Kabupaten Pidie, Remaja dan Pelajar Jadi Sasaran

Aswadi mengaku tak tahu persis penyebab harga kelapa anjlok. Yang pasti, akibat anjloknya harga jual ini, berdampak kepada pembelian kepada petani yang juga menurun.

"Kini terpaksa kita beli dari petani Rp 1.600 per kilogram," jelas Aswadi sambil menunjuk ke arah tumpukan kelapa yang sulit dipasarkan.

Menurut Aswadi ada dua jenis kelapa yang ia beli dari petani, yaitu kelapa agak muda dibeli dari petani sekitar Rp 1000 per kilogram, dan dijual kepada tauke yang mengambil ke tempat Rp 1.150 per kilogram. Sedangkan jika dijual ke pabrik di Tanjung Balai, dan Kisaran Rp 1.450 per kilogram.

Baca: Perang Dagang Amerika Serikat Dengan China Resmi Dihentikan Mulai Tanggal Ini

Baca: Daftar Tuan Rumah Piala Sudirman, Thomas Uber Cup, dan Kejuaraan Dunia 2020-2025, Indonesia Absen

Sedangkan kelapa tua dibeli dari petani Rp 1.600, dan dijual di pajak Medan Rp 2.000 per kilogram.

"Tahun ini harga kelapa sangat anjlok, padahal tahun sebelumnya harga jual mencapai Rp 3.000 per kilogram," jelas Aswadi seraya menyebutkan, harga anjlok juga terjadi pada komoditi sawit, dan kakao.

"Sawit saat ini kita beli dari petani Rp 700. Sedangkan kakao juga turun dari sebelumnya harga kering Rp 30 ribu per kilogram, kini hanya 20-21 ribu per kilogram," jelas Aswadi, seraya mengharapkan agar pemerintah segera menaikkan harga beli semua komoditas pertanian ini untuk membantu peningkatan hasil pendapatan ekonomi masyarakat.

Sementara sejumlah petani di Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur, juga mengeluhkan murahnya harga jual karet yang saat ini hanya laku dibeli pengepul dari petani Rp 6.000 perkilogram. (*)

Penulis: Seni Hendri
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved