Tersandung Korupsi, Iskandar Diberhentikan dan Didemo

NASIB Iskandar, mantan Keuchik Geulanggang Gajah, Kecamatan Kuala Batee, Abdya memang lagi apes. Sebelum ditahan jaksa

Tersandung Korupsi, Iskandar Diberhentikan dan Didemo
kompas.com
Ilustrasi 

NASIB Iskandar, mantan Keuchik Geulanggang Gajah, Kecamatan Kuala Batee, Abdya memang lagi apes. Sebelum ditahan jaksa, Iskandar sempat diberhentikan sementara oleh Bupati Abdya, Akmal Ibrahim dari jabatannya sebagai keuchik pada 19 Februari 2018, seiring dugaan korupsi dana desa mencuat. Untuk mengisi kekosongan, Akmal Ibrahim kemudian mengangkat Darman Jas yang merupakan Kasi Pembangunan Gampong dan Kesejahteraan Sosial pada Kantor Camat Kuala Batee sebagai penjabat (Pj) Keuchik Geulanggang Gajah yang dilantik Asisten Pemerintahan, Amrizal SSos pada 23 Februari 2018.

Pertimbangan pemberhentian sementara Iskandar kala itu berdasarkan laporan hasil pemeriksaan Inspektorat kepada Bupati Abdya tentang pengelolaan anggaran Desa Geulanggang Gajah tahap I tahun 2017 sebesar Rp 677.626.600 yang belum bisa dipertanggungjawabkan Iskandar. Pertimbangan lain yakni, surat mosi tidak percaya dari tokoh masyarakat, termasuk tuha peut terhadap kepemimpinan Iskandar sebagai Keuchik Geulanggang Gajah, serta surat dari Muspika Kuala Batee.

Keputusan Bupati Abdya memberhentikan sementara Iskandar dari jabatan Keuchik Geulanggang Gajah kemudian bergulir ke Pegadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banda Aceh. Iskandar dalam gugatannya mengatakan, SK pemberhentian sementara dirinya dari jabatan keuchik tidak sah. Sebab itu, ia menuntut dikembalikan dalam jabatan sebagai keuchik Geulanggang Gajah.

Gugatan Iskandar ternyata dikabulkan oleh majelis hakim PTUN Banda Aceh. Namun ironisnya, keputusan tersebut ditentang ratusan masyarakat setempat, bahkan mereka sempat menggelar aksi ke DPRK Abdya pada 15 Agustus 2018 lalu. Kedatangan warga ke kantor dewan itu, untuk meminta agar pemkab mengajukan banding atas putusan PTUN Banda Aceh. Permintaan itu pun dikabulkan oleh Pemkab Abdya dengan mengajukan banding ke PTTUN Medan.(c50)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved