Breaking News:

OTT KPK di Aceh

Kasus Suap dan Gratifikasi Irwandi, Sejumlah Pejabat Aceh dan Jakarta Akan Bicara di Pengadilan

Sejumlah saksi dari Pusat dan Aceh akan didengar kesaksiannya dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi dengan terdakwa Irwandi Yusuf.

Penulis: Fikar W Eda | Editor: Safriadi Syahbuddin
Tribun Video
Gubernur nonaktif Aceh, Irwandi Yusuf mencabut alat bantu dengar saat wawancara dengan wartawan, usai sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (26/11/2018). 

Kasus dugaan gratifikasi itu berkaitan dengan kasus korupsi pembangunan dermaga Sabang pada tahun anggaran 2006-2011, sebagaimana telah diberitakan Serambinews.com sebelumnya.

"Kasus ini disidik KPK dalam pengembangan perkara dugaan tindak pidana korupsi pembangunan dermaga Sabang tahun 2006-2011. KPK menemukan bukti permulaan yang cukup untuk meningkatkan perkara tersebut ke penyidikan," kata Febri Diansyah dalam keterangannya kepada Serambinews.com, Senin (22/10/2018).

Dugaan Korupsi Gratifikasi Irwandi Terkait Pembangunan Dermaga Sabang

Soal Dugaan Gratifikasi Pesawat yang Dipiloti Gubernur Irwandi, Ini Kata Jubir Pemerintah Aceh

Siang Ini, Hakim PN Tipikor akan Jatuhkan Hukuman kepada Ahmadi, Bupati Nonaktif Bener Meriah

"Total dugaan gratifikasi yang diterima yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugas Irwandi Yusuf sebagai Gubernur Aceh periode 2007-2012, yaitu sebesar Rp 32 Miliar. Dan Irwandi diduga tidak melaporkan penerimaan tersebut pada Direktorat Gratifikasi KPK," pungkas Febri.

Suap DOKA 2018

Sementara dalam kasus dugaan suap dana DOKA Aceh tahun 2018, Gubernur nonaktif Aceh Irwandi Yusuf didakwa menerima suap Rp 1,050 miliar dari Bupati Bener Meriah Ahmadi.

Suap tersebut diberikan melalui staf dan orang kepercayaan Irwandi, yakni Hendri Yuzal dan Teuku Saiful Bahri.

"Terdakwa melalui Hendri Yuzal dan Teuku Saiful Bahri beberapa kali menerima uang tunai secara bertahap," ujar jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri saat membacakan surat dakwaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (26/11/2018).

Tiga Video Wawancara Irwandi Usai Sidang Perdana, dari Bantahan Sampai Lepas Alat Pendengar

VIDEO - “Irwandi Bilang Ini Jebakan” Wawancara Eksklusif Fenny Steffy Burase

VIDEO - Irwandi: Seluruh Isi Dakwaan Jaksa Salah Semua

Menurut jaksa, uang tersebut diduga diberikan agar Irwandi mengarahkan Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemerintah Provinsi Aceh memberikan persetujuan terkait usulan Bupati Bener Meriah Ahmadi.

Sebelumnya, Ahmadi mengusulkan kontraktor yang akan mengerjakan kegiatan pembangunan di Kabupaten Bener Meriah.

Adapun proyek tersebut akan menggunakan anggaran yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) Tahun 2018.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved