Puluhan Ton Kayu Gelondongan Menumpuk di Lokasi Banjir

Puluhan ton kayu gelondongan dan bebatuan yang merupakan material banjir bandang di Desa Natam Baru

Puluhan Ton Kayu Gelondongan Menumpuk di Lokasi Banjir
SERAMBI/ASNAWI LUWI
PULUHAN ton kayu gelondongan dan bebatuan yang merupakan material banjir bandang di Desa Natam Baru, Kecamatan Badar, Agara, menumpuk dan berserakan di pemukiman penduduk. Minggu (2/12) 

* Air Bersih Sulit Diperoleh

KUTACANE - Puluhan ton kayu gelondongan dan bebatuan yang merupakan material banjir bandang di Desa Natam Baru, Kecamatan Badar, Aceh Tenggra (Agara), menumpuk dan berserakan di permukiman penduduk maupun di tumpukan tepi alur sungai tersebut. Bukan hanya itu, korban banjir di desa itu juga kesulitan memperoleh air bersih.

Seorang korban banjir, warga Bandang Natam Baru, Armen Tony, mengharapkan kayu gelondongan itu harus dibuang ke tempat pembuangan akhir sampah (TPA) agar rapi dan memudahkan masyarakat membersihkan perkarangan rumah yang telah rata dengan tanah.

Menurut dia, sepertinya penanganan banjir bandang di daerah itu sangat lamban, karena sudah sepekan ini material awal dengan material banjir bandang susulan belum dibersihkan.

Seharusnya, kata Armen Tony, ini diangkat menggunakan mobil dumptruck dan dibuang jauh dari lokasi itu agat tidak menimbulkan bau tak sedap. Selain itu, kita juga berharap setiap saat minimal dua mobil water tank air untuk kebutuhan masyarakat.

Penghulu Kute Natam Baru, Rudi mengatakan, korban banjir bandang kesulitan memperoleh air bersih. Akibat sulitnya air bersih warga kesulitan mandi, mencuci pakaian, buang hajat, dan keperluan lainnya. “Kami sangat butuh air bersih. Saat ini korban banjir bandang 65 KK atau 222 orang kesulitan untuk mencuci, mandi, dan hal lainnya. Mereka juga berharap agar instalasi air bersih di desa itu segera diperbaiki, karena bak penampung air sistem pipa air bersih hancur diterjang banjir bandang.

Pantauan Serambi di lapangan kemarin, material bebatuan, kayu gelondongan, seng, dan sampah menumpuk di lokasi banjir bandang.

Seperti diberitakam sebelumnya, 47 rumah rusak dan hanyut diterjang banjir bandang di Desa Natam Baru Dusun Lawe Menderung, Kecamatan Badar, Agara, Jumat (30/11) sekitar pukul 18.30 WIB sore. Selain itu, puluhan hektare lahan pertanian komoditi jagung, cokelat, kelapa, karet, padi, dan komoditas andalan lainnya milik masyarakat terancam gagal panen. (as)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved