STIES dan Dua Universitas Jepang Jalin Kerjasama, Ini Bidang yang Dikembangkan

STIES Banda Aceh bersama The University Of Tokyo dan Nagasaki University akan melakukan kerjasama dalam bidang penelitian pascagempa dan tsunami.

STIES dan Dua Universitas Jepang Jalin Kerjasama, Ini Bidang yang Dikembangkan
Dok STIES Banda Aceh
Dua Tenaga Pengajar dari The University of Tokyo, Taisaku Hashimoto Atsuko Yasutake PhD dari Nagasaki University, diapit Ketua STIES Banda Aceh, Rusman MSi dan Ferdi Sijabat ketika meninjau kampus STIES di Lamgugob, Banda Aceh, Senin (3/12/2018). 

Laporan M Nasir Yusuf  | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sabang (STIES) Banda Aceh dan  dua universitas terkemuka Jepang, The University Of Tokyo dan Nagasaki University akan melakukan kerjasama dalam bidang penelitian pascagempa dan tsunami yang melanda Aceh, 26 Desember 2014 silam. 

Ketua STIES Banda Aceh, Rusman SE MSi mengatakan kerjasama yang akan dilakukan ketiga perguruan tinggi tersebut, STIES Banda Aceh, The University Of Tokyo, dan Nagasaki University juga meliputi bidang riset dan perkembangan pariwisata Banda Aceh pascatsunami.

“Kami siap memberikan kontribusi, terutama tenaga pendamping baik tenaga dosen dan mahasiswa bagi para pakar dari negeri Sakura tersebut dalam melakukan riset di Serambi Mekkah,” kata Rusman.

Baca: Satu Pulau di Jepang Menghilang Akibat Tertelan Gelombang

Ketua STIES yang didampingi Banta Karollah SE seusai melakukan diskusi dengan Taisaku Hashimoto dan Atsuko Yasutake PhD di Kampus STIES Banda Aceh, Senin (3/12/2018) mengatakan, keterlibatan para tenaga pengajar dan mahasiswanya dalam penelitian tersebut dinilai sangat penting untuk memberikan pengalaman internasional kepada dosen dan mahasiswa. 

“Kami berharap dengan keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam pendampingan itu, ke depan dosen dan alumni STIES bisa melakukan riset-riset yang lebih berkelas internasional,” harapnya.

Baca: Woow, STIES Banda Aceh Siapkan Kurikulum Berbasis Ekonomi Syariah

Selain bekerjasama dengan STIES, kata Rusman, kedua pakar di bidang riset tersebut juga bekerjasama dengan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh.

Menyangkut kerjasama lebih lanjut, kata Rusman, kedua tenaga pengajar dari dua universitas terkemuka di Jepang itu akan dibicarakan  lebih lanjut dengan rektor masing-masing.(*)

Penulis: Nasir Yusuf
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved