Hasil Seleksi Komisioner KIP Aceh Tenggara Ditolak, Ketua Komisi A DPRK Gugat Ke PTUN

"Penolakan ini karena adanya sarat kepentingan Parpol tertentu untuk mensukseskan Pileg 2019,"

SERAMBINEWS.COM/ASNAWI LUWI
Ketua Komisi A DPRK Agara dari Partai Demokrat, Supian Sekedang, akan mengugat ke Pengadilan Tinggi Urusan Negara (PTUN) terkait ditolaknya hasil seleksi perekrutan Komisioner Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Tenggara yang telah ditetapkan pada 28 Agustus 2018 yang lalu. Terlihat menunjukkan hasil seleksi dalam konferensi pers di Gedung DPRK Agara, Rabu (5/12/2018). 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE -  Ketua Komisi A DPRK Aceh Tenggara dari Partai Demokrat, Supian Sekedang, akan mengugat ke Pengadilan Tinggi Urusan Negara (PTUN).

Ini terkait ditolaknya hasil seleksi perekrutan komisioner Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Tenggara yang telah ditetapkan pada 28 Agustus 2018 yang lalu.

Supian Sekedang, kepada Serambinews.com, Rabu (5/12/2018) mengatakan, pihaknya telah tetapkan nama-nama calon Komisioner KIP Agara 2018-2023 yakni, Hidayat, Muhammad Din, MHD Safri Desky MH, Fitri Susanti SH dan Usman SPdi.

Baca: Pencarian Nelayan yang Hilang di Kuala Panteraja, Pidie Jaya Dihentikan

Sedangkan calon pengganti anggota KIP Agara periode 2018-2023, yakni Sudirman SE, Raufi, Mohd Rais SAg, Prasetia Andika Syahputra, Supriadi.

Calon anggota KIP yang tidak lulus uji kelayakan dan kepatutan, Junaidi, Ummi Zakiah, Kaban Suri, Hasrunsyah Putra SE.

Penetapan ini ditanda tangani oleh Supian Sekedang sebagai Ketua Komisi A DPRK Agara, Ir Budimansyah Wakil Ketua, M Daud Anggota, Drs H M Yamin Saifi anggota.

Baca: CNN Rilis 50 Makanan Penutup Terbaik di Dunia, Es Cendol Disebut Minuman Khas dari Singapura

Sedangkan yang tidak menandatangani Arnold SH (anggota) dan Gabe Martua Tambunan (Sekretaris). 

Menurut Supian, nama-nama tersebut diserahkan pada pimpinan DPRK Agara dan Ketua Komisi dan Ketua Fraksi pada tanggal 27 September 2018.

Namun, terus-menerus molor hingga beberapa bulan dan akhirnya berkasnya diantar ke Kantor Biro Pemerintahan dan Hukum Gubernur Aceh yang diterima oleh Syakir.

Baca: Fakta di Balik 3 Negara yang Paling Berpengaruh Mengendalikan Harga Minyak Global

Halaman
12
Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved