Breaking News:

Warga Sesaki Lokasi Rekonstruksi Pembunuhan Guru Honorer di Kuta Alam, Banda Aceh

"Ini untuk kelancaran semua proses rekonstruksi yang dilakukan oleh pelaku agar bisa berjalan lancar dan aman,"

Penulis: Misran Asri | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/MISRAN ASRI
Warga dan keluarga Danil Juliansyah (24) korban pembunuhan di Alimun Kos, Kuta Alam, Banda Aceh, memadati area rekonstruksi pembunuhan guru honorer itu berlangsung, Rabu (5/12/2018). 

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Lokasi rekonstruksi pembunuhan Danil Juliansyah (24), guru honor SDN 53, Banda Aceh, di satu kamar 'Alimun Kos' Jalan Peutomereuhom Kuta Alam, Banda Aceh, disesaki warga, Rabu (5/12/2018) pagi.

Pantauan Serambinews.com, di sekitar areal reka ulang pembunuhan warga Ateuk Jawo yang ditemukan pada Kamis (11/10/2018) malam itu, juga disaksikan pihak keluarga.

Namun, seluruh yang hadir di sekitar area rekonstruksi dilarang mendekati kamar, tempat dilakukan reka ulang tersebut oleh petugas yang disiagakan di lokasi.

Baca: BREAKING NEWS - Pembunuh Guru Honorer di Kuta Alam Diringkus Polisi di Kawasan Gayo Lues

Bukan hanya warga dan keluarga, para wartawan yang berada di lokasi juga dilarang mendekati dan meliput langsung adegan demi adegan yang diperagakan tersangka.

"Ini untuk kelancaran semua proses rekonstruksi yang dilakukan oleh pelaku agar bisa berjalan lancar dan aman," kata Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH melalui Kapolsek Kuta Alam, Iptu Miftahuda Dhiza Fezuono SIK, kepada Serambinews.com, Rabu (5/12/2018).

Ia menjelaskan dalam reka ulang tersebut ada 36 adegan yang diperlihatkan oleh tersangka asal Kabupaten Gayo Lues itu.

Baca: Kasus Pembunuhan Guru Honor di Kuta Alam Telah Direncanakan, Pelaku Bawa Pisau dari Gayo Lues

Menurut Iptu Dizha, mulai adegan pertama tersangka menghubungi korban untuk bertemu di Alimun Kos Kuta Alam, sampai pembunuhan itu terjadi dengan cara tersangka menggorok leher korban.

Di lokasi rekonstruksi juga ikut hadir Kasat Reskrim AKP M Taufiq SIK dan Wakasat Reskrim AKP Dahlan serta puluhan petugas dari Satreskrim, Satlantas, Sabhara dan Polsek Kuta Alam.(*)

Berita selengkapnya baca Harian Serambi Indonesia edisi Kamis (6/12/2018).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved