400 Hektar Sawah di Pidie Jaya Terendam Banjir

Tidak kurang dari 400 hektare lahan sawah di Pidie Jaya yang sebagiannya sudah menyemai bibit, terendam banjir yang terjadi sejak Sabtu (8/12/2018).

400 Hektar Sawah di Pidie Jaya Terendam Banjir
Serambinews.com
Anak-anak menerobos genangan air yang membanjiri tiga kecamatan di Kabupaten Pidie Jaya, Minggu (9/12/2018). 

Laporan Abdullah Gani | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Tidak kurang dari 400 hektare lahan sawah di Pidie Jaya  yang sebagiannya sudah menyemai bibit, terendam oleh banjir, menyusul hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut sejak Sabtu (8/12/2018) sore. 

Selain itu, ruas jalan gampong dan antarkecamatan serta permukiman warga di tiga kecamatan juga digenangi air rata-rata 40 centimeter. Wilayah yang tergenang yaitu Kecamatan Meureudu, Ulim dan Meurahdua.

Di beberapa kawasan, banjir disebabkan drainase atau saluran pembuang yang tersumbat. Warga yang tinggal di sepanjang daerah aliran sungai  (DAS) pun was-was denganb kemungkinan meluapnya air sungai.

Baca: Kuala Panteraja Dangkal, Ini Desak Nelayan Pidie Jaya

Di Kecamatan Meurahdua, kawasan yang terendam antara lain, hamparan sawah di Gampong Meunasah Jurong/Teupin Pukat, Buangan, serta Lueng Bimba, yang sebagian besar sudah menabur benih.

Di Kecamatan Ulim, banjir menggenangi sawah di kawasan Tijien Daboh, Tijien Usen, Geulanggang, Bueng, serta Blang Dayah Leubue. 

Sedangkan di Meureudu, kawasan yang terendam yakni persawahan di Gampong Dayah Timu, Bunot, Manyang Lancok, Teupin Peuraho, Rhieng Krueng, dan Rhieng Mancang.

Baca: Kunjungi Pidie Jaya, Rombongan Bupati Serang Banten Belajar Cara Membuat Usaha Garam Rakyat

Beberapa gampong di Kecamatan Bandarbaru dan Panteraja  juga dilaporkan tergenang. Namun menjelang siang, air berangsur surut.(*)

Penulis: Abdullah Gani
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved