Breaking News:

Kecewa dan Kritik Pemerintah, Hotman Paris: Kalau Ngga Sanggup, Jangan Sok-sok Bangun Jalan Tol

Dirinya pun mengingatkan agar pemerintah tidak sembarang membangun jalan tol apabila tidak sanggup.

Editor: Faisal Zamzami
instagram.com/hotmanparisofficial
Hotman Paris Hutapea 

SERAMBINEWS.COM - Hotman Paris Hutapea mengaku kecewa dengan pemerintahan Indonesia.

Dirinya pun mengingatkan agar pemerintah tidak sembarang membangun  jalan tol apabila tidak sanggup.

Kritik keras itu disampaikan  Hotman Paris lewat akun Instagramnya @hotmanparisofficial; pada Sabtu (8/12/2018) petang.

Dalam video yang dipostingnya tersebut, Hotman terlihat kesal melihat buruknya kondisi pembangunan ruas jalan Seksi A Kelapa Gading-Pulo Gebang pada pembangunan enam ruas tol dalam kota.

 
Hotman meminta agar pemerintah memperhatikan kepentingan rakyat, sebab pembangunan  jalan tol diketahuinya sudah lama mangkrak.

Bukan hanya waktu, ke macetan parah juga menyebabkan biaya bensin melonjak hingga sepuluh kali lipat.

"Halo pemerintah Indonesia, entah siapa ini, Jalan Raya Bekasi Pulogadung ini pembangunan  jalan tolnya mangkrak, berhenti. Rakyat susah ini. Ratusan ribu orang lewat setiap hari. Sehingga yang seharusnya jalan setengah jam jadi lima jam. Berarti rakyat akan mengeluarkan bensin sepuluh kali lipat," ungkap Hotman.

Baca: 10 BERITA POPULER 2018 - Pembunuhan Satu Keluarga, Aksi Untung Sangaji hingga Pelarangan Tahun Baru

Baca: Adanya Kubu ‘Kampret’ dan ‘Cebong’ yang Kerap Memanaskan Medsos, Ini Tanggapan Ustadz Abdul Somad

Baca: Jalani Rumah Tangga Poligami, Istri Pertama Kiwil Curhat Rasanya Berbagi Cinta Dengan Istri Muda

Pengacara kondang itu pun mengingatkan pemerintah agar tidak berlagak mampu membangun  jalan tol.

Sementara pembangunan justru menjadi mangkrak dan menyulitkan rakyat.

"Ya kalau nggak sanggup bikin  jalan tol, jangan sok-sok bikin  jalan tol. Ini pembangunan jalan dari Raya Bekasi ke Pulogadung ini udah berapa lama ini berhenti," tegas Hotman.

"Akhirnya saya lihat tadi cuma satu truk (beroperasi), padahal (pembangunan) berkilo-kilo yang kilometer ini. Rugi rakyat, halo siapa-siapa yang bertanggung jawab ini? Jangan sok ngebangun deh kalau nggak sanggup!,"ungkapnya diakhir video.

Seperti diketahui, ke macetan lalu lintas di Jalan Raya Bekasi Jakarta Timur semakin parah akibat pembangunan enam ruas tol dalam kota Seksi A Kelapa Gading-Pulo Gebang.

Sepanjang Jalan Raya Bekasi dari arah Kawasan Industri Pulogadung menuju ke Pulogebang maupun dari arah sebaliknya macet sepanjang waktu.

Proyek itu membuat sejumlah jalan mengalami kerusakan sehingga laju kendaraan melambat. Hal ini yang menyebabkan penumpukan kendaraan di jalan dan ke macetan tak terhindarkan.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved